Pastor Dr Neles K Tebay berpulang, Papua kehilangan sosok pejuang dialog damai Papua

Pastor Dr Neles K Tebay berpulang, Papua kehilangan sosok pejuang dialog damai Papua

Pater Dr. Neles Tebay memberikan komuni kepada umat di Paroki Waghete, Deiyai –
Jubi/Abeth You

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pastor Dr Neles Kebadabi Tebay berpulang setelah beberapa saat dirawat di Rumah Sakit St Carolus, Jakarta, Minggu (14/4/2019). Duka cita dan rasa kehilangan dirasakan banyak pihak yang mengenang jasa-jasa Pastor Dr Neles Kebadabi Tebay membangun solusi damai atas konflik sosial-politik yang berkepanjangan di Papua.

Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Warinussy menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas berpulangnya Pater Dr Neles Kebadabi Tebay. Warinussy menyebut Pater Neles sebagai sosok pimpinan gerakan kemanusiaan yang selalu mencita-citakan kedamaian di atas Tanah Papua.

“Pater Neles Tebay senantiasa mencita-citakan Tanah Papua sebagai zona damai melalui pendekatan dialog Jakarta-Papua. (Pater Neles Tebay selalu percaya dialog) mampu mempertemukan semua pihak utk mencari solusi damai atas konflik sosial-politik yg berkepanjangan sepanjang lebih dari 50 tahun semenjak 1 Mei 1963 hingga saat ini,” tulis Warinussy dalam pesan singkatnya kepada Jubi, Minggu.

Warinussy dan Pastor Neles Tebay sama-sama pernah meniti karir sebagai penulis dan jurnalis, dan keduanya pernah mengenyam Latihan Jurnalistik Kampungan (Lajurkam) pada tahun 1987 di Pusat Pendidikan Kristen (Puspenka) GKI Di Tanah Papua, Hawaii-Sentani. Pelatian itu diselenggarakan oleh Yayasan Pengembangan Masyarakat Desa Irian Jaya (YPMD Irja) bekerjasama dgn Surat Kabar Mingguan (SKM) Tifa Irian dan Majalah Ilmiah Prisma Jakarta.

Selepas dari pendidikan itulah Pastor Neles Tebay dikenal sebagai wartawan The Jakarta Post yang tajam, dan aktif meliput untuk koran berbahasa Inggris itu hingga 1998. Di tengah kesibukannya mengajar di STFT Fajar Timur, Pastor Neles K Tebay terus menulis isu-isu Papua dan secara konsistem menyampaikan pentingnya pendekatan dialog untuk menyelesaikan masalah Papua. Tulisan opininya secara teratur muncul di berbagai media seperti Kompas, The Jakarta Post, maupun Tabloid Jubi, mengingatkan Pemerintah RI pentingnya mengedepankan dialog bagi perdamaian di Papua.

Bersama almarhum peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Muridan S Widjojo, Pastor Neles K Tebay memotori Jaringan Damai Papua, sebuah simpul komunikasi berbagai pemangku kepentingan yang ingin mendorong dialog damai Jakarta – Papua. Akan tetapi, hingga kedua tokoh utama Jaringan Damai Papua itu berpulang, dialog Jakarta – Papua belum juga terwujud.

Meski demikian, pengakuan justru banyak datang dari kalangan internasional. Perjuangan panjang Pater Neles K Tebay mewujudkan damai di Papua melalui pendekatan dialog mengantarkannya meraih penghargaan Tji Hak Soon  untuk Keadilan dan Perdamaian yang diberikan di Seoul, Korea Selatan, pada 2013. 

“Pater Neles sesungguhnya telah ditunjuk sebagai tokoh kunci dialog Papua-Jakarta oleh Presiden RI Joko Widodo pada tanggal 15 Agustus 2017 lalu di Istana Merdeka-Jakarta. Dia ditunjuk dan dibantu oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto dan Teten Masduki. Itu terjadi saat Presiden Joko Widodo bertemu 14 tokoh Papua yang dipimpin Ondowafi Nafri George Awi, termasuk Pater Neles Tebay dan saya juga,” kata Warinussy.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)