Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Patrick Alfredo Womsiwor the next Eduard Ivakdalam

Patrick Womsiwor jadi kapten SSB Emsyik 2002 juara Danone Zone Papua – Jubi/facebookpatrick

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Gaya bermain Patrick Alfredo Womsiwor sepintas mirip paitua Eduard Ivakdalam, panggilan akrab para pemain Persipura terhadap mantan kapten Persipura itu. Pemain kelahiran Jayapura 26 Mei 2001 mengawali karier sepak bola sejak usia tujuh tahun.

Patrick Womsiwor, Todd Rivaldo Ferre, dan M Tahir adalah jebolan sekolah sepak bola (SSB) di Kota dan Kabupaten Jayapura. Patrick semula di SSB Emsyik dan sempat membawa Emsyik juara Danone 2011 zone Papua. Todd Rivaldo Ferre dari SSB Imanuel Sentani. sedangkan M Tahir SSB Hamadi Putra.

Ini berarti generasi Todd Ferre, Patrick Womsiwor, M Tahir,  maupun Terens Puhiri dan Yanto Basna anak-anak pesepak bola Papua produk sekolah sepak bola. Berbeda dengan Imanuel Wanggai langsung direkrut Carolino Ivakdalam saat menyaksikan Manu bermain sepak bola di pantai Base G Kota Jayapura.

Todd Ferre sudah meraih prestasi terbaik musim lalu Liga 1, terpilih sebagai pemain muda terbaik. Tak tertutup kemungkinan wonderkid Persipura Patrick Alfredo Womsiwor bisa masuk dalam pemain muda terbaik musim 2020. Apalagi pelatih Jacksen F Tiago tercatat sebagai pelatih yang suka memberikan kesempatan kepada pemain muda bermain.

Pasca Liga 1 musim 2019, menurut laman transfermarkt, nilai kontrak Patrick Womsiwor sebesar 50 ribu Euro atau setara dengan Rp767 juta saja. Pemain dengan tinggi badan 1,70 meter ini menjalani debutnya di Liga 1 ketika Persipura melawan Perseru Badak Lampung FC pada 28 Oktober 2019.

Patrick Womsiwor saat berlatih di SSB Emsyik – Jubi/facebook Patrick

Sebelum bergabung dengan SSB Imanuel Sentani, Pati kecil berlatih bersama SSB Emsyik di bawah arahan pelatih Yohanes Songgonao. Pertama kali Pati panggilan akrab Patrick memperkuat Emsyik SSB 2011 bersama Boaz Isir. Sayang waktu itu Pati dan kawan-kawan tak juara kalah di babak final. Barulah tahun 2012 mereka juara.

Loading...
;

Patrick Womsiwor sebagai kapten SSB Emsyik meraih juara Danone 2012 wilayah Papua setelah mengalahkan SSB Wahenlou dengan adu penalty dengan skor 2-1. Pasalnya babak pertama dan kedua Patrick Womsiwor dan kawan-kawan tak mencetak gol.

Agustinus Womsiwor, ayah kandung Patrick, sejak kecil selalu mengantar Pati berlatih di SSB Emsyik walau rumah mereka jauh dari lapangan Emsyik. Sejak kecil Pati sangat fans terhadap Persipura dan juga Kapten Boaz T Solossa serta Zah Rahan mantan gelandang serang Persipura.

Usai bermain di SSB kemampuan Pattrick terus semakin meningkat hingga terpilih masuk ke PPLP Papua dan gabung bersama Persipura U-19. Debut pertamanya bersama Persipura ketika masuk menggantikan Todd Ferre menit ke-82 saat Persipura melawan Badak Lampung FC.

Patrick Womsiwor dengn jersey Persipura – Jubi/pssi.org

Patrick Womsiwor juga tak melupakan pendidikannya, saat ini tercatat sebagai mahasiwa di Universitas Cenderawasih. Agustinus Womsiwor selalu setia menemani Patrick sejak masih SSB sampai sekarang bermain di Persipura senior.

Pantauan Jubi sejak bermain di SSB Emsyik dan menjadi juara Danone 2012, bisa menjadikannya sebagai the next Eduard Ivakdalam. Apalagi posisinya di gelandang serang. Pelatih SSB Emsyik, Yohanes Songgonao, kepada Jubi belum lama ini mengaku sangat bangga dengan keberhasilan pemain jebolan SSB Emsyik ini. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top