Patung Nikumere dari Bintuni

Patung Nikumere dari Bintuni

Patung nikumare dari Kampung Weriagar, Kabupaten Teluk Bintuni – Jubi/UDC Station

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi – Museum Loka Budaya Uncen di Jalan Raya Sentani-Abepura, Jayapura, didirikan pada 1970 dan diresmikan 1973. Musem tersebut berisi berbagai artefak yang berasal dari puluhan hingga ratusan suku di Papua, yang terdiri dari, peralatan dapur, senjata (peralatan perang), pakaian (perhiasan tubuh), peti mati, ukiran (pahatan, patung dsb).

Sebagian artefak yang berada di museum tersebut adalah hasil hibah dari Rockefeller, arkeolog dan antropolog Amerika yang pernah melakukan penelitian di Papua.

Dalam museum tersebut, terdapat berbagai artefak yang memiliki aura magis, salah satunya, patung Nikumare dari Kampung Weriagar, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, yaitu, patung yang dianggap sakral dan dijadikan tempat penyembahan.

Patung terebut dipercaya dapat memberikan apa yang diinginkan, termasuk kekuatan.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPT Museum Loka Budaya Uncen, Soleman Soindemi (50) mengatakan, suhu harus disesuaikan agar artefak-artefak tersebut bertahan lama, dan menghindari pelapukan kayu juga termakan rayap. Patung tersebut dimasukkan ke dalam vitring (lemari kaca) untuk melindungi dari jangkauan tangan, angin dan debu.

“Karena dahulu orang-orang Bintuni tidak punya Tuhan sehingga patung ini dibuat untuk menggantikan iman mereka. Atau, kepercayaan bahwa patung itulah yang akan memberikan keselamatan dan rezeki,” ujarnya, Jumat (15/3/2019).

Namun jika diusut lebih lanjut lagi, asal mula patung itu dari sosok manusia, yang semasa hidupnya selalu membela tanah airnya dengan suatu kekerasan. Dari situlah ketika ia mati, ia dijadikan sebagai sosok yang harus disembah oleh masyarakat Bintuni.

“Kalau sekarang ini, sudah sedikit masyarakat Bintuni yang percaya karena sudah mengenal adanya Tuhan,” katanya.

Kini, patung tersebut hanyalah satu dari ribuan artefak yang menjadi bukti peradaban masyarakat Papua.(*)

Editor: Timo Marten

Reporter: UDC Station (Chealsie R. L., Lisa Foray, Indra D. K. Sekenyap, Muh. Habibullah)

“Tulisan ini merupakan karya siswa/i peserta Jurnalis Goes To School yang digelar Koran Jubi dan www.jubi.co.id di SMAN 3 Buper, Rabu (13/3/2019) sampai Jumat (15/3/2019) yang diikuti SMA YPPK Taruba Bakti, SMAN 3 Buper Jayapura, dan SMA Pembangunan Yapis. Diikuti 12 peserta yang dibagi menjadi tiga kelompok dengan nama masing-masing SelowTV, Hothunternews, dan UDC Station.”

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)