Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

PBB terancam tak mampu bayar upah staf pada November

PBB, pixabay.com

Negara-negara anggota tidak membayar iuran

Papua No. 1 News Portal | Jubi

PBB, Jubi – Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) kemungkinan tidak memiliki cukup dana untuk membayar upah para staf pada November. Hal itu akan terjadi jika negara-negara anggota tidak membayar iuran mereka.

Sekjen PBB, Antonio Guterres, selasa, (8/10/2019) kemarin mengatakan di hadapan komite anggaran Majelis Umum PBB beranggotakan 193 negara, jika sejak Januari tidak berupaya memangkas anggaran maka tidak akan memiliki likuiditas untuk mendukung operasional lembaga.

“Kami tidak akan memiliki likuiditas untuk mendukung pertemuan tahunan para pemimpin dunia September lalu,” kata Antonio.

Loading...
;

Baca juga : Ini sikap Bangladesh tentang Rohingya di sidang PBB SPREP: KTT Perubahan Iklim PBB tidak memuaskan

PM Marape tak hadiri Sidang Umum PBB ke-74

Menurut dia, pada Oktober ini PBB mengalami defisit terparah selama satu dekade. “Kami terancam … memasuki November tanpa uang tunai cukup untuk menutupi pembayaran gaji,” kata Guterres.

Hal itu juga mengancam pekerjaan PBB dan reformasi yang sedangkan dilakukan.

Tercatat Amerika Serikat merupakan negara dengan kontributor terbesar  yang bertanggung jawab atas 22 persen dari 3,3 miliar dolar AS lebih pada anggaran tahun 2019. Nilai anggaran itu untuk pembayaran yang meliputi urusan politik, kemanusiaan, perlucutan senjata, ekonomi dan sosial serta komunikasi.

Washington berutang sekitar 381 juta dolar AS dalam anggaran reguler sebelumnya dan 674 juta dolar AS untuk anggaran reguler 2019. Misi AS untuk PBB mengkonfirmasi jumlah tersebut.

Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington menanggung beban yang tak adil dari biaya PBB dan telah mendorong reformasi badan dunia tersebut.

Juru bicara PBB, Stephane Dujarric, menyebutkan sejauh ini 129 negara telah membayar iuran mereka untuk 2019, yang jumlahnya hampir 2 miliar dolar AS.

Guterres menuturkan pihaknya telah memperkenalkan langkah-langkah luar biasa pada September lalu untuk mengatasi kekurangan tersebut seperti jabatan yang kosong tidak dapat diajukan, hanya perjalanan penting yang diizinkan dan beberapa pertemuan mungkin harus dibatalkan atau ditangguhkan.

Operasi PBB di New York, Jenewa, Wina dan Nairobi serta di komisi kawasan akan terkena imbasnya.

Sedangkan penjaga perdamaian PBB didanai dari anggaran terpisah nilianya mencapai 6,7 miliar dolar AS untuk tahun lalu hingga 30 juni 2019 dan 6,51 miliar dolar AS untuk tahun ini hingga 30 Juni 2020. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top