HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

PDAM Makassar gratiskan biaya air masjid selama Ramadhan

Ilustrasi layanan air pixabay.com

Sebagai wujud kepedulian bagi umat yang menjalankan ibadahnya di masjid

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Makassar, Jubi  – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar menggratiskan biaya air yang digunakan rumah ibadah atau masjid selama Ramadhan 1440 hijriah tahun 2019. Kebijakan itu dilakukan sebagai wujud kepedulian bagi umat yang menjalankan ibadahnya di masjid.

“Ini khusus masjid-masjid yang menggunakan air PDAM kita tidak kenakan biaya selama bulan puasa,” kata Direktur Utama PDAM Makassar, Haris Yasin Limpo, Senin, (13/52019).

Berita terkait : PDAM Jayapura akan bangun penampung air di Pos 7 Sentani

Loading...
;

PDAM tetap akan pakai air Danau Sentani untuk konsumsi warga

Utang pelanggan PDAM di Kota Jayapura, mencapai 33 Milliar lebih

Menurut Yasin, program mengratiskan itu dilaksanakan agar bisa lebih bermakna kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa, utamanya bagi kaum Muslim yang melaksanakan shalat di masjid-masjid serta tidak memberatkan pengurus masjid mengeluarkan biaya.

Meski diakui pemakaian air di masjid-masjid selama bulan Ramadhan mengalami peningkatan signifikan dari hari biasa, bahkan mencapai 100 persen. “Sedangkan program gratiskan pengunaan biaya air ini adalah bagian dari kepuasan pelanggan terhadap layanan PDAM,” kata Haris menambahkan.

Ia menyatakan masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan air bersih dan terhambatnya suplai air selama Ramadhan, sebab tim PDAM akan turun langsung ketika terjadi masalah teknis.

Berita terkait : PDAM Jayapura komit penuhi pasokan air bersih

PDAM Jayapura siapkan Rp1,5 miliar untuk memasang pipa baru di pantai Hamadi

PDAM Jayapura berkomitmen turunkan angka kehilangan air

Tercatat tak semua wilayah Kota Makasar mudah mendapatkan air bersih, karena kawasan itu masih terdapat daerah zona merah yang sering terancam krisis air. Di antaranya wilayah Kecamatan Biringkanaya, Tamalanrea, Tallo dan Ujungtanah. Daerah ini memang sering terjadi hambatan sehingga tetap di suplai menggunakan mobil tangki.

“Daerah seperti utara kota memang terbatas, makanya kami saat ini sedang melakukan studi kelayakan apakah sangat diperlukan membuka jalur baru pada sebagian daerah setempat,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top