Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pegawai RSUD Jayapura yang ketahuan malas siap-siap dimutasi

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Bumi Cenderawasih, Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Jayapura akan membenahi berbagai aspek pelayanannya. Disiplin para staf maupun paramedis RSUD Jayapura menjadi salah satu aspek yang akan dibenahi. Para staf atau paramedis yang ketahuan bermalas-masalah akan dimutasi.

Hal itu dinyatakan Pelaksana Tugas Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura, Aloysius Giyai di Jayapura, Selasa (16/7/2019). “Saya tidak akan sungkan untuk mengusulkan pemindahan tugas terhadap pegawai ataupun tenaga medis yang malas dalam bekerja,” kata Aloysius Giyai.

Giyai menegaskan ia tidak akan toleran dengan setiap pelanggaran disiplin. Giyai menyatakan siap membeberkan atau mengumumkan bidang kerja yang dinilai tidak menjalan tugas pokok maupun fungsinya dengan baik.

Loading...
;

“Kalau tidak maksimal, semua akan saya laporkan kepada pimpinan saya, [Gubernur Papua,] untuk bisa diambil langkah dan solusi. Intinya kalau ada yang malas bekerja, ya saya kira mungkin pindah atau diganti dengan yang disiplin dan bisa melayani,” ujarnya.

Menurut ia, seberat apapun tugas yang diberikan kepada masing-masing bidang, akan terasa lebih ringan bila ada persatuan. Giyai juga menegaskan perbedaan pendapat dalam organisasi itu merupakan hal yang wajar, sehingga tidak perlu dijadikan masalah. Akan tetapi, Giyai menegaskan bahwa setiap staf dan tenaga medis RSUD Jayapura tidak mengabaikan hak masyarakat Papua untuk mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik.

Giyai juga mengajak seluruh staf dan tenaga medis RSUD Jayapura bekerja dengan jujur. “Saya tidak akan pernah ambil uang atau memberikan perintah diluar aturan kepada Wakil Direktur Keuangan, Kepala Bagian Leuangan, ataupun Bendahara rumah sakit,”

“Ini supaya kalian tahu, Kalau [ada] honor punya saya, itu berarti [memang] menjadi hak saya. Diluar dari itu tidak [ada lagi penerimaan yang menjadi hak saya]. Ini saya sampaikan supaya jangan ada dusta diantara kita. Apalagi sekarang ini kalau bicara hoax bisa kena pasal dijerat hukum,” sambung Giyai.

Giyai mengingatkan setiap pegawai untuk fokus dengan pekerjaan masing-masing, dan tidak mengurusi pekerjaan orang lain. “Jangan urusi pekerjaan orang lain karena belum tentu apa yang kita kerjakan itu sudah beres,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan persoalan yang terjadi di RSUD Jayapura sangat rumit, karena pegawai dan petugas kesehatan saling berselisih paham memperebutkan proyek. “Saya minta hentikan itu. Ko kerja di [tempat pelayanan kesehatan bagi masyarakat Papua, itu adalah] tempat yang paling mulia, bukan tempat cari uang,” kata Enembe. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top