Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pekerja migran di Papua Nugini dan Pasifik belum terlindungi

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Kependudukan Provinsi Papua, Yan Piet Rawar – Jubi Doc

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Dinas Tenaga Kerja dan Kependudukan Provinsi Papua menilai perhatian dan perlindungan pemerintah pusat terhadap pekerja migran, khususnya pekerja migran yang bekerja di Papua Nugini hingga Kepulauan Pasifik masih sangat lemah. Dukungan pemerintah pusat dibutuhkan untuk secara rutin memantau kondisi para pekerja migran di sana.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Kependudukan Papua, Yan Piet Rawar mengatakan pekerja migran asal Papua paling banyak bekerja di perusahaan kayu dan perkebunan kelapa sawit. Saat ini, jumlah pekerja migran asal Papua yang bekerja di Papua Nugini dan Kepulauan Pasifik sudah mencapai lebih dari 1.000 pekerja.

Menurut ia, masalah yang terjadi antara pekerja migran dengan pengusaha yang di sana adalah perselisihan menyangkut hak dan kewajiban pekerja dan pengusaha. Misalnya ada pekerja sakit tapi malah diberi peringatan atau dipecat, ataupun masalah lainnya. “Bagaimanapun mereka ini warga negara kita yang harus mendapat perhatian,” kata Piet Rawar di Jayapura, Minggu (1/12/2019).

Rawar meminta pemerintah pusat membantu Dinas Tenaga Kerja dan Kependudukan Papua untuk memantau keadaan para pekerja, sekaligus melakukan pembinaan kepada mereka. Rawar juga ingin Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua berkomunikasi dengan perusahaan yang banyak mempekerjakan pekerja migran asal Papua.

Loading...
;

“Perusahaan di sana itukan dari luar semua, seperti Malaysia, Singapore dan sebagainya. Jangan sampai pekerja kita ini hanya dijadikan alat saja untuk mendatangkan keuntungan, sementara jaminan sosial, pelayanan kesehatan tidak berjalan baik. Kalau ada dukungan lebih dari pemerintah pusat, kami berencana akan melakukan pembinaan dan kunjungan ke perusahaan-perusahaan ini,” sambungnya.

Piet Rawar menambahkan, sejauh ini pemerintah provinsi Papua terus berupaya memberikan layanan terbaik kepada pekerja. Ia menyatakan persoalan ketenagakerjaan penting sekali, sehingga pemerintah harus memberikan jaminan keselamatan terhadap pekerja migran.

Kepala Biro Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Papua, Suzana Wanggai menilai apa yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja dan Kependudukan sangat baik, mengingat setiap pekerja Indonesia berhak mendapat perlindungan dari pemerintah. “Penting sekali mengecek pekerja kita, terutama mengenai hak-hak mereka selama bekerja apakah dijalankan baik atau tidak,” kata Wanggai.

Kebanyakan pekerja migran asal Papua memasuki Papua Nugini melalui Jayapura dan Merauke, lalu bekerja di sana. Wanggai menambahkan kebanyakan pekerja Indonesia di Papua Nugini bekerja di perkebunan kelapa sawit. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top