HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pekerja musiman ni-Vanuatu di luar negeri didorong ikut serikat

Pekerja musiman. – RNZI/ Johnny Blades

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Port Vila, Jubi – Serikat Pekerja Nasional Vanuatu, National Workers Union (NWU), terdorong oleh mobilisasi tenaga kerja musiman untuk menegakkan hak-hak dasar mereka di negara-negara tetangga di mana mereka bekerja.

Puluhan pekerja ni-Vanuatu dalam Program Pekerja Musiman Australia (Seasonal Worker Program; SWP) pekan lalu menang dalam penyelesaian perselisihan setelah mengambil langkah hukum, terhadap sebuah kontraktor pertanian di negara itu dengan gugatan pembayaran gaji yang kurang dan perlakuan buruk.

Perwakilan serikat pekerja NWU, Ephraim Kalsakau, berkata para pekerja juga sakit akibat terkena paparan bahan kimia saat memetik tomat.

Dia mengatakan proses menuju penyelesaian perselisihan ini telah menegaskan prinsip-prinsip demokrasi yang dipelajari oleh para pekerja musiman ni-Vanuatu saat berada di luar negeri.

Loading...
;

“Cukup banyak pekerja SWP yang telah bergabung dengan serikat pekerja nasional, telah berpartisipasi dalam aksi-aksi di Australia untuk memperjuangan kondisi kerja yang lebih baik bagi pekerjaan musiman dan pemetik buah secara umum.”

Kalsakau mengatakan pemerintah Vanuatu seharusnya juga dapat lebih banyak terlibat dalam membantu orang-orang ni-Vanuatu, yang mengikuti skema pekerjaan musiman di luar negeri untuk benar-benar memahami hak-hak mereka.

Sementara itu mobilisasi serikat di antara kalangan ni-Vanuatu yang ikut skema Recognised Seasonal Employer (RSE) di Selandia Baru masih pelan.

Kalsakau berkata serikatnya sedang bekerja secara bertahap dengan serikat pekerja Amalgamated Union di Selandia Baru, untuk meningkatkan kesadaran tentang hak-hak pekerja dan mendaftar untuk ikut serikat buruh.

Serikat buruh Amalgamated Workers Union berkata bahwa para pekerja ni-Vanuatu prihatin dengan tingginya potongan atas upah mereka, tetapi enggan bersuara karena mereka takut akan kehilangan pekerjaan RSE mereka.

“Jika pemerintah Vanuatu bisa membuat pekerja ni-Vanuatu memahami situasi di Selandia Baru, saya rasa akan ada lebih banyak pekerja ni-Vanuatu yang bergabung dengan gerakan serikat pekerja di Selandia Baru dan menentang atasan yang telah mengurangi upah yang seharusnya tidak dikurangi.”

Dalam kasus yang diselesaikan di Australia baru-baru ini, klaim para pekerja diajukan terhadap perusahaan penempatan tenaga kerja Agri Labour, di bawah amandemen perlindungan pekerja rentan, Protecting Vulnerable Workers, dari UU tentang ketenagakerjaan Australia, Fair Work Act. (RNZI)


Editor : Kristianto Galuwo

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)