Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pelantikan komisioner KPU Mamberamo Tengah diprotes 

Ilustrasi demo di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua beberapa waktu lalu terkait proses seleksi calon anggota KPU Kabupaten Mamberamo Tengah – Jubi. Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Salah satu peserta seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua, Wim Williams Wanimbo memprotes pelantik lima komisioner KPU Mamberamo Tengah oleh KPU RI di Jakarta pada Senin (8/4/2019) lalu. Pelantikan itu dinilai Wanimbo tidak sah, karena proses seleksi calon anggota KPU Mamberamo masih menjadi sengketa di pengadilan dan tengah menunggu putusan kasasi Mahmakah Agung.

“Kami dan sebagian besar masyarakat menganggap pelantikan itu tidak sah. (Pelantikan itu dilakukan ketika hasil seleksi masih menjadi sengketa di pangadilan, dan) kasasi yang kami ajukan dalam proses (menunggu putusan Mahkamah Agung),” kata Wim Wanimbo saat menghubungi Jubi, Sabtu (13/4/2019).

Wanimbo menyatakan permohonan yang dia ajukan bersama sejumlah peserta seleksi calon komisioner KPU Mamberamo Tengah sebagai upaya hukum atas putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) Jayapura, 5 Desember 2018. Putusan itu menganulir lima nama yang diputuskan Tim Seleksi lolos 10 besar, termasuk Wanimbo.

Wanimbo mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) di Makassar, Sulawesi Selatan. Akan tetapi putusan PTTUN Makassar pada 14 Maret 2019 justru memperkuat putusan PTUN Jayapura untuk mencoret lima nama calon KPU Mamberamo Tengah. Akhirnya Wanimbo dan sejumlah calon yang dicoret daftar 10 besar calon anggota KPU Mamberamo Tengah itu mengajukan kasasi, dan kasasi itu belum diputus Mahkamah Agung.

Loading...
;

Selain mengabaikan proses kasasi yang sedang dimohonkan Wanimbo dkk, pelantikan komisioner KPU Mamberamo Tengah juga dinilai tidak sah karena mengikutsertakan tiga nama calon yang tidak mengikuti uji kepatutan dan kelayakan 10 Maret 2019 di Kota Jayapura sebagaimana dinyatakan Surat Keputusan (SK) KPU RI Nomor. 363/PP.06-SD/05/KPU/III/2019. Tiga “nama baru” itu merupakan hasil uji kepatutan dan kelayakan ulang yang dilakukan KPU Papua beberapa pekan lalu, sebagaimana dinyatakan SK PU RI nomor 561/PP.06.SD.05/KPU/III/2019.

Wanimbo menyatakan diulangnya proses uji kepatutan dan kelayakan itu mengecewakan para calon yang sudah lolos uji kepatutan dan kelayakan pertama.”Saat uji kepatutan dan kelayakan diulang, ada teman-teman kami yang kecewa sehingga melakukan pemukulan dan akhirnya ditahan di Polres Jayapura Kota. KPU Papua kemudian melanjutkan uji kepatutan dan kelayakan ulang di Polda Papua,” ucapnya.

Wanimbo menyatakan ia bersama beberapa rekannya mengikuti seleksi calon anggota KPU Mamberamo Tengah untuk menciptakan demokrasi yang bersih di Mamberamo Tengah. “Sebelumnya kami sudah menyurati KPU RI, meminta KPU RI menanyakan situasi di daerah kepada KPU Papua, bukan buru-buru melantik anggota KPU Mamteng,” ujarnya. 

Terkait statusnya bersama beberapa calon anggota KPU Mamteng sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Wanimbo menyatakan PKPU nomor nomor 7 tahun 2018 membuka peluang bagi ASN untuk mengikuti calon anggota KPU. Peraturan Pemerintah (PP) nomor 11 tahun 2017 juga memberi ruang kepada ASN untuk mengikuti seleksi calon anggota KPU, dengan syarat jika lolos tidak akan mendapat gaji dan tunjangan selema menjabat anggota KPU.

“Kalau kami beberapa orang yang digugurkan disebut ASN, beberapa pihak penggugat juga ASN. Rekomendasi mereka dari kepala BKD sementara kami dari Sekda,” katanya.

Secara terpisah Ketua KPU Mamberamo Tengah, Engel Pagawak mengatakan, ia bersama empat rekannya Natalis Walela, Alam Barzah Muhammad Nur, Yasin Penggu, dan Simon Yigibalom dilantik sebagai anggota KPU Mamberamo Tengah periode 2019-2024 oleh Ketua KPU RI Arif Budiman pada 8 April lalu. Pelantikan itu dilakukan setelah Pagawak dan empat anggota lain menjalani proses seleksi yang lama.

“Proses seleksi anggota KPU Mamberamo Tengah yang berujung pada sengketa hukum di PTUN maupun Mahkamah Agung sudah berakhir, sehingga kami dipercaya melaksanakan tahapan Pemilu,” kata Engel Pagawak kepada wartawan di Jayapura, Selasa (9/4/2019). Ia berharap, dukungan semua masyarakat di Mamteng agar pihaknya dapat melaksanakan semua tahapan Pemilu dengan baik. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top