Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pelopor perdamaian dibekali noken dan syal

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua membekali para pelopor perdamaian (Pramuka) yang akan berangkat mengikuti Raimuna Nasional XI 2017 di Jakarta, sebuah noken dan syal batik Papua.

Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal mengatakan noken merupakan salah satu kebanggaan masyarakat Papua, untuk itu harus terus dikapitalisasi menjadi milik semua orang.

"Noken sebagai simbol perdamaian, kasih sayang, persatuan di antara sesama teman-teman lainnya. Untuk itu, kalian harus bangga menjadi anak-anak Papua," kata Klemen, di Jayapura belum lama ini.

Ia tekankan, noken adalah simbol dari Papua untuk Indonesia, sehingga harus terus menerus diperkenalkan kepada dunia. 

"Saya senang menjadi orang yang selama ini mengampanyekan supaya semua menghargai noken, karena itu saya akan berikan noken dan syal motif Papua untuk semua peserta Raimuna Nasional," ucapnya.

"Ini dipakai biar ko bangga ketika berada di sana," tambahnya.

Loading...
;

Pada kesempatan itu juga, Wagub Klemen Tinal berharap anak-anak Papua yang dipercayakan mengikuti Raimuna Nasional ketika kembali ke daerah masing-masing bisa membawa perubahan. 

"Kami harapkan ketika pulang nanti bukan hanya ada nilai-nilai perubahan dalam diri, tetapi juga pada keluarga, lingkungan di mana pun kalian beraktivitas," kata Klemen.

Dirinya mengaku sangat bangga ketika melihat anak-anak Papua dapat berkreasi dan berinovasi, karena itu sejalan dengan visi dari Pemerintah Provinsi Papua yaitu Bangkit, Mandiri dan Sejahtera, yang mana mandiri artinya mampu berdiri di atas kaki sendiri tanpa disuapi. 

"Kalian adalah anak-anak yang luar biasa, untuk itu harus menjadi contoh di dalam keluarga, lingkungan dan lain sebagainya. Hindari diri dari hal-hal yang tidak bermaanfaat, belajar untuk jadi pribadi yang bermanfaat bagi sendiri, sesama maupun semua orang," ucapnya.

Sementara bagi generasi Papua lainnya, Klemen Tinal berharap tetap mewujudkan Papua tanah damai, dengan melibatkan diri sebagai pelopor perdamaian dan persatuan, serta kesatuan bangsa menuju terciptanya Indonesia yang damai dalam Kesatuan Republik Indonesia secara utuh dan berkesinambungan, menuju suatu masyarakat yang bersama-sama bangkit untuk mandiri dan akhirnya semua sejahtera.

"Inilah harapan kami pemerintah dan seluruh masyarakat di Papua," tutupnya. (*)

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top