Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pemadaman kebakaran lahan gambut dengen sistem suntik air

Proses Pembakaran Lahan Berladang Masyarakat Adat Muara Tae (Kaltim) Tidak Sebabkan Kebakaran Hutan – amankaltim.blogspot.com

Sulitnya sumber air di lokasi juga jadi kendala tersendiri bagi petugas.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Banjarbaru, Jubi  – Petugas Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggunakan suntikan air untuk meredam kebakaran lahan gambut di kawasan Jalan Tegal Arum Banjarbaru yang terus terjadi dan semakin meluas.

Berdasarkan pantauan Antara pada Minggu (15/9/2019) siang, lahan yang terbakar di belakang gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri  15 Banjarbaru jadi fokus penanggulangan. Jarak lahan yang terbakar berkisar hanya 20 meter dari bangunan sekolah.

“Kami melakukan pembasahan menggunakan teknik alat suntik gambut agar api benar-benar padam,” kata petugas Dinas Kehutanan Kalsel, Ivan.

Baca juga : Aplikasi ini layak digunakan di daerah rawan kebakaran lahan dan hutan

Kebakaran hutan di Riau, Pengemboman air dilakukan hingga 15.858 kali

Loading...
;

Kalteng kerahkan personel cegah kebakaran hutan

Ia menjelaskan kebakaran di lahan gambut memang sulit dipadamkan jika hanya mengandalkan penyiraman dari permukaan karena kedalaman titik panas bisa sampai satu hingga tiga meter.

“Api sudah merambat ke dalam tanah jika terbakar beberapa hari. Jadi, pemadamannya harus dari bawah tanah juga melalui teknik suntik ini,” kata Ivan.

Alat pemadam suntikan gambut bekerja dengan cara dihubungkan selang pemadam dan pompa pemadam kebakaran, sehingga menghasilkan pancaran air. Untuk memadamkan api dalam lahan gambut, alat ini ditancapkan ke dalam tanah oleh petugas dari satu titik ke titik lainnya untuk menyebarkan air.

Namun ia mengakui sulitnya sumber air di lokasi juga jadi kendala tersendiri bagi petugas. Untuk itu, dua kolam darurat dibuat di area dekat SMPN 15 Banjarbaru untuk menampung pasokan air dalam upaya pemadaman.

Dinas Kehutanan Kalsel telah menerjunkan Tim Brigade Dakarhutla Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kayu Tangi dalam penanggulangan kebakaran lahan yang lokasinya dekat dengan kawasan Bandara Syamsudin Noor itu.

Api yang membakar lahan di Jalan Tegal Arum, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru sejak Jumat (13/9), memang terus terjadi hingga Minggu siang.

Bahkan, lahan yang terbakar terus merambat dan semakin luas hingga sudah mendekati sejumlah komplek perumahan penduduk di Jalan Kasturi 2.

Warga juga sudah mengeluhkan gangguan kesehatan karena menghirup asap, terutama di saat pagi hari yang sangat pekat hingga membuat mata perih. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top