Pemanfaatan hutan sembarangan di Kalteng ancam ekosistem alam

Pemanfaatan hutan sembarangan di Kalteng ancam ekosistem alam

Hutran, pixabay.com

Sebagian hutan gambut di Kalimantan Tengah mengalami degradasi akibat kegiatan yang tidak mengacu wawasan lingkungan.

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Palangka Raya, Jubi – Pemanfaatan hutan yang dilakukan sembarangan mengancam di Provinsi Kalimantan tengah mengancam kerusakan ekosistem alam setempat. Tercatat saat ini sebagian hutan gambut di Kalimantan Tengah mengalami degradasi akibat kegiatan yang tidak mengacu wawasan lingkungan.

“Pemanfaatan alam secara sembaragan itu seperti membuka lahan dengan cara dibakar sehingga menyebabkan kebakaran hutan,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Fahrizal Fitri, usai acara sosialisasi program Sebangau bertema upaya bersama untuk pelestarian bentang alam, Kamis, (28/2/2019).

Berita terkait : Norwegia-Papua Barat sepakat jaga hutan adat dan laut 

Menurut Fahrizal, untuk menjaga dan memelihara hutan gambut dari degradasi yang semakin meningkat, diperlukan aksi konservasi maupun restorasi di semua tingkatan. “Mulai dari tingkat internasional, nasional hingga lokal,” kata Fahrizal menambahkan.

Ia mengingatkan kegiatan konservasi maupun restorasi tidak akan berjalan maksimal, jika tidak didukung dengan penelitian dan kerjasama multi pihak dan pendanaan yang memadai.

Berita terkait : Diskusi pengelolaan hutan lahirkan sejumlah kesimpulan

Fahrizal mengatakan lahan gambut tropika berperan penting pada sistem biosfir dan berpengaruh besar pada keseimbangan iklim dunia. Selain itu hutan gambut terbesar di Indonesia, berupa hutan rawa gambut di Sebangau juga memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi  serta memiliki keunikan ciri tertentu. (*)

Editor : Edi Faisol

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)