Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pembangunan bandara antariksa di Biak mesti disetujui masyarakat

Ilustrasi konsep bandara pesawat antariksa yang akan dibangun pemerintah Inggris – Dok.www.gov.uk

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Anggota DPR Papua, Yunus Wonda menyatakan rencana pembangunan bandara antariksa di Kampung Soukobye, Distrik Biak Utara, Kabupaten Biak Numfor, Papua mesti mendapat persetujuan masyarakat setempat, terutama pemilik ulayat area yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan.

Ia mengatakan, meski Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional atau LAPAN di Tangerang, Banten belum lama ini memutuskan pembangunan bandara antariksa di Kabupaten Biak, akan tetapi dampak positif dan negatif kehadiran bandara itu terhadap masyarakat mesti dipertimbangkan.

Dikhawatirkan pembangunan bandara antariksa nantinya memunculkan masalah baru di masyarakat.

“Misalnya terkait pembebasan lahan, masyarakat adat pemilik ulayat mesti dilibatkan. Masyarakat ada setempat setuju tidak dengan barang itu. Jangan sampai pengambil kebijakan saja yang memutuskan,” kata Yunus Wonda kepada Jubi, Jumat (22/11/2019).

Loading...
;

Menurutnya, jika pemerintah ingin membangun bandara antariksa di Kabupaten Biak Numfor, mesti ada studi banding ke negara-negara yang telah memiliki bandara antariksa, dengan melibatkan masyarakat setempat.

Masyarakat setempat mesti dibiayai berangkat melihat langsung ke negara-negara yang memiliki bandara antariksa, sehingga mereka bisa melihat dan mendengar langsung dampak negatif dan dampak positif kehadiran bandara antariksa.

“Selain itu mesti ada kajian analisis dampak lingkungan dengan melibatkan para ahli,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dan para intelektual setempat dinilai, perlu duduk bersama membahas terkait rencana pembangunan bandara antariksa tersebut. Melihat dampak positif dan negatifnya kepada masyarakat, agar tidak saling menyalahkan kemudian hari.

Sementara Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal mengatakan posisi Kabupaten Biak Numfor sangat strategis untuk dijadikan tempat peluncuran pesawat antariksa.

“Dataran Biak adalah karang. Jangankan untuk bandara luar angakasa (antariksa) untuk menjadi simpul pengiriman barang kargi ke wilayah Pasifik dan sekitarnya juga sangat layak,” kata Klemen Tinal belum lama ini.

Katanya, jika Kabupaten Biak berhasil dikembangkan menjadi tempat peluncuran pesawat luar angkasa, serta simpul pengiriman barang di kawasan Pasifik, akan berdampak terhadap perekonomian di kabupaten itu. (*)

Editor: Edho Sinaga

 

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top