Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pemekaran tak jamin kesejahteraan bagi masyarakat Papua

Wakol Yelipele Ketua Presidium PMKRI St. Efrem Cabang Jayapura saat memberikan sambutan – Jubi/ Agus Pabika.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi –  Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jayapura Santo Efrem menilai rencana Pemekaran Provinsi Papua Selatan maupun Papua Tengah takkan berdampak banyak untuk masyarakat Papua.

Ketua PMKRI Cabang Jayapura Santo Efrem, Wakol Yelipele mengatakan, karena itulah PMKRI menolak rencana pemekaran tersebut.

“Dengan demikian kami PMKRI Jayapura sangat menolak berdasarkan dinamika yang terjadi di tanah Papua karena kekuasaan di legislatif dan dibirokrasi di setiap kabupaten/kota oleh diduduki oleh non Papua,” kata Yelipele.

Menurutnya, rencana pemekaran tak logis mengingat jumlah penduduk masyarakat Papua yang sangat minim serta kurangnya sumber daya manusia untuk membawa roda pemerintahan. Ia khawatir nantinya masyarakat asli akan terpingirkan.

Loading...
;

“Sehingga ketika pemekaran terjadi sangat menguntungkan pemerintah pusat dan bagi non Papua yang berada di tanah Papua. Beranjak dari realita yang terjadi di tanah Papua perbandingan non Papua lebih dominan dibanding orang asli Papua, sehinga kami sangat meragukan terjadi pemekaran terus meningkat transimigrasi hingga orang asli Papua hanya akan menjadi penonton,” katanya.

Sementara itu, Germas Apkol Uropmabin anggota PMKRI Cabang Jayapura menilai pemekaran provinsi berdasarkan data intelijen itu sesuatu yang tidak masuk akal.

“Pemekaran tersebut bukan permintaan masyarakat kecil pemilik hak ulayat tetapi kepentingan seseorang elit politik yang gagal dari politik legislatif maupun eksekutif beberapa waktu yang lalu kemudian diperjuangkan untuk mengamankan diri sebuah jabatan,” katanya.

Menurutnya, penolakan pemekaran ini juga berkaca dari pemberian dana otsus kepada Provinsi Papua yang tak mengubah apapun. Saat ini masyarakat Papua tak sejahtera dan selalu identik dengan kemiskinan. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top