Pemerintah akan tanggulangi permintaan pemilik hak ulayat

Pemerintah akan tanggulangi permintaan pemilik hak ulayat

Siswa SD YPK Onomi Felafauw Sentani yang belajar di bawah tenda – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengatakan persoalan pemalangan yang terjadi di SD YPK Onomi Felafauw Sentani tidak peru menyalahkan siapa-siapa.

Menurutnya, hal tersebut merupakan tanggung jawab pemerintah daerah. APBD daerah ini juga milik masyarakat sehingga apapun yang terjadi akan ditanggulangi oleh pemerintah daerah.

“Permintaan ganti rugi yang diminta oleh pemilik hak ulyat, saya lihat pihak YPK juga kewalahan. Oleh sebab itu, pelunasannya akan ditanggulangi oleh pemerintah daerah. Saya sudah perintahkan dinas terkait untuk membuat telaah terhadap hal ini,” ujar Bupati Awoitauw di kantornya, Selasa (14/5/2019).

Dikatakan, persoalan ini tidak akan selesai apabila semua pihak saling menyalahkan satu dengan lainnya. Terkait permintaan pemilik hak ulayat yang mencapai Rp1,5 miliar sudah sesuai dengan luas lahan dan aturan yang ada. Tentunya juga sekolah tersebut akan menjadi aset pemerintah daerah.

“Kalau sudah menjadi aset dan milik pemerintah daerah, kapan saja kita bisa hibahkan kepada pihak yayasan. Tidak ada persoalan terhadap hal ini, terpenting adalah anak-anak tetap melaksanakan proses belajar dan mengajar,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Sekolah Wilayah (PSW) YPK Kabupaten Jayapura, Yan Pieter Yom, mengatakan solusi terbaik adalah permintaan pemilik hak ulayat harus dituruti, sehingga ke depannya persoalan serupa tidak lagi terjadi dan mengganggu jalannya proses belajar di sekolah ini.

“Sambil menunggu proses pembayaran, anak-anak sementara ditampung di halaman Gereja GKI Onomi Felafauw Sentani untuk melaksanakan proses belajar mengajar dan ujian kenaikan kelas,” katanya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)