Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pemerintah jangan paranoid dengan 1 Desember

Ilustrasi pengamanan unjuk rasa – pixabay.com.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Pemerintah diingatkan untuk tidak menstigma atau melabeli negatif peringatan 1 Desember sebagai gerakan separatis. Apa pun bentuknya, aspirasi dan tuntutan Rakyat Papua harus disikapi bijak oleh pemerintah, termasuk aparat keamanan.

“Institusi negara, seperti intelijen dan (aparat) keamanan harus menahan diri. Mereka jangan saling memprovokasi, (dengan menyatakan) akan ada kejadian luar biasa (gangguan keamanan) di Tanah Papua pada 1 Desember,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari Yan C Warinussy.

1 Desember diperingati sebagai Hari Proklamasi West Papua. Peringatan itu merujuk kepada pernyataan manifesto politik terbuka Rakyat Papua pada 1961. Di saat itu pula, Bendera Bintang Kejora dan Lagu Hai, Tanahku Papua untuk pertama kali dikibarkan dan dikumandangkan secara resmi.

Warinussy dalam keterangan tertulis yang diterima Jubi pada Jumat (15/11/2019), menegaskan Rakyat dan Tanah Papua memiliki sejarah berbeda dengan Indonesia. Karena itu, setiap gerakan yang mengusung tuntutan penentuan nasib sendiri jangan serta-merta dimusuhi.

Loading...
;

Menurutnya, pemerintah harus mengutamakan dialog ketimbang tindakan represif. “Rekonsiliasi tidak bisa terjadi jika pemerintah tidak bersedia berdialog dengan ULMWP (Persatuan Gerakan Pembebasan West Papua), dan OPM (Organisasi Papua Merdeka), atau sebaliknya.”

Pegiat Hak Asasi Manusia Robertino Hanebora menambahkan peringatan 1 Desember menjadi tonggak pelurusan sejarah Papua. Upaya konstruktif tersebut seharusnya didukung pemerintah melalui dialog damai. Namun, sebelum itu, mereka harus menarik seluruh pasukan nonorganik TNI dari Tanah Papua.

“Penarikan seluruh pasukan nonorganik TNI menjadi prasyarat penting bagi langkah-langkah perdamaian di Tanah Papua. Fungsi pengamanan (wilayah) dipercayakan saja kepada setiap Polda dan Kodam,” jelas Hanebora.  (*)

 

Editor: Aries Munandar

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top