Pemilik ulayat pasang empat spanduk di Bandara Mopah

Pemilik ulayat pasang empat spanduk di Bandara Mopah

Pemilik ulayat pasang spanduk di pintu masuk Bandara Mopah Merauke – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Masyarakat pemilik ulayat tanah Bandara Mopah-Merauke dari Spadem, Payum, dan Kaya-Kay melakukan aksi pemasangan empat spanduk di beberapa tempat di sekitar bandara, sekaligus mendesak pemerintah pusat melakukan pembayaran tanah seluas 60 hektar yang hingga kini tak kunjung diselesaikan.

Salah seorang pemilik tanah bandara 60 hektar, Hendrikus Hengky Ndiken, kepada wartawan, Senin (13/5/2019), mengatakan aksi pemasangan empat spanduk tersebut sekaligus mengingatkan kepada Kepala Bandara Mopah agar tak boleh mengagendakan untuk peresmian bangunan baru bandara.

“Kami dengar informasi kalau dalam waktu tidak terlalu lama lagi, beberapa bangunan Bandara Mopah akan diresmikan. Lebih baik ditunda dulu, karena pembayaran ganti rugi tanah seluas 60 hektar, belum diselesaikan pemerintah sampai sekarang,” ungkapnya.

Penundaan, menurutnya, harus dilakukan karena penyelesaian lahan belum diselesaikan.

“Awalnya kami sudah melakukan protes saat kegiatan pembangunan bandara dilakukan. Namun setelah adanya negosiasi Bupati Merauke, Frederikus Gebze, bersama pemilik ulayat, akhirnya diizinkan kegiatan terus berjalan,” katanya.

“Begitu bangunan telah dirampungkan, justru pembayaran ganti rugi tanah tak kunjung direalisasikan sampai sekarang,” tegasnya.

Pemilik ulayat lain, H. Waros Gebze, menambahkan langkah pemasangan empat spanduk itu sebagai bentuk protes kepada pemerintah pusat, lantaran sampai hari ini belum ada penyelesaian tanah bandara seluas 60 hektar.

“Perjuangan tentang pembayaran tanah bandara bukan baru sekali kami lakukan, tetapi sudah berulang kali. Hanya saja, tak pernah ditanggapi serius pemerintah,” ungkapnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)