Pemilu pakai sistem Noken, tak ada demokrasi di Yahukimo

Pemilu pakai sistem Noken, tak ada demokrasi di Yahukimo

Ilustrasi pemilu gunakan sistem Noken. Jubi/Ist

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi – Pemilu dengan menggunakan sistem Noken yang akan berlangsung di 49 Distrik di Kabupaten Yahukimo mendapat berbagai macam tanggapan dari masyarakat dan peduli demokrasi setempat.

Masyarakat Peduli Demokrasi, Yesaya Siep mengatakan jika setiap pemilihan di Yahukimo menggunakan sistem Noken terus, maka demokrasi sesungguhnya tidak berlaku di kabupaten ini.

“Pemilihan Umum langsung, umum, bebas, dan rahasia tidak akan terjadi. Karena pengambilan keputusan yang menyangkut kepentingan bersama dilakukan melalui rapat musyawarah,” ujarnya Kamis (21/3/2019).

Menurutnya demokrasi itu ada yang bisa menikmati karena prosesnya terjadi tanpa paksaan orang lain. Masyarakat Yahukimo sebenarnya sudah tahu demokrasi, namun pihak penyelenggara yang memaksakan sistem Noken.

Sebelumnya ketua KPU Yahukimo Didimus Busup membenarkan jika ada 49 distrik di wilayah itu yang memberlakukan sistem Noken pada Pemilu Presiden, legislatif dan DPD RI. Hanya ada 2 distrik yang melakukan sistem pencoblosan. Yakni Dekai dan Kurima.

Itu karena kedua distrik itu bisa dijangkau dengan kendaraan roda dua dan empat. Sehingga logistik Pemilu relatif mudah didistribusikan. (*)

Editor: Syam Terrajana

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)