Pemilu, Polda Papua sudah petakan daerah rawan konflik

Pemilu, Polda Papua sudah petakan daerah rawan konflik


Polda Papua saat membawa materi – Jubi/ Sobolim

Jayapura, Jubi – Polda Papua memaparkan peta daerah rawan konflik di wilayah itu, jelang Pemilu. Kapolda Papua, Irjen Pol Martuan Sormin Siregar mengatakan di Papua pemilihan presiden tidak akan terlalu berpotensi konflik. Tak seperti pemilihan legislatif.

“Untuk kelompok bersenjata ada 15 kabupaten dari 28 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Papua. Antisipasi dilakukan dari sekarang, “ katanya dalam pemaparan materi di hadapan Bappenas, rektor se-Papua dan sejumlah kementerian serta berbagai instansi di Aula Rektorat Universitas Cenderawasih.

Adapun daerah yang tercatat rawan konflik ada Kabupaten Intan Jaya, Dogiyai , Paniai, Lani Jaya. Puncak Jaya Membramo raya, Nduga, Puncak Tolikara dan Jayawijaya.

“Kami ditolak di Kabupaten Nduga karena masyarakat masih trauma kasus Mapenduma tahun 1966. Dan harapan gubernur Papua dan jajarannya bisa membantu menyediakan insfraturuktur “ kata dia Selasa (12/2/2019) di Jayapura

Untuk mengurangi angka konflik, maka dalam satu TPS idealnya hanya adal 300 pemilih, agar mudah untuk diawasi.

Dia meminta pihak Uncen agar kerja sama untuk mempersiapkan relawan pemilu 2019.

Dalam seminar nasional ini, sedianya akan dihadiri oleh staf presiden Republik Indonesia Jenderal (purn) Dr. Moeldoko. Namun yang bersangkutan batal hadir. Acara ini dibuka oleh deputi bidang kajian dan pengelolahan isu politik, hukum, pertahanan keamanan dan HAM strategis Jaleswari Pramodhawardani.

Seminar ini mengambil tema “Tantangan dan harapan pembangunan infrastruktur energi dan pangan serta lingkungan hidup di Provinsi Papua dan Papua Barat,”. (*)

Editor: Syam Terrajana 

 

loading...

Leave a Replay

Leave a Comment

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

loading...