Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pernyataan pindah Kedubes ke Al-Quds, Perdana Menteri Rumania ditegur

Ilustrasi bendera Rumania, pixabay.com

Pernyataan itu memperlihatkan ketidakpedulian total dalam kebijakan luar negeri.

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Bucharest, Jubi  – Presiden Rumania, Klaus Lohannis menegur Perdana Menterinya Viorica Dancila yang akan memindahkan kedutaan negaranya di Israel dari Tel Aviv ke Al-Quds, Jerusalem. Lohannis mengatakan pernyataan Dancila memperlihatkan ketidakpedulian total dalam kebijakan luar negeri. “Termasuk dalam hal pengambilan keputusan penting oleh negara Rumania,” kata Lohannis, Minggu, (24/3/2019)

Berita terkait : Vanuatu pertimbangkan permintaan Israel untuk akui Yerusalem

Ramai ramai mengutuk Trump soal Yerusalem

Loading...
;

Sebelumnya dalam pertemuan dengan kelompok lobi pro-Israel AIPAC di Amerika Serikat, Dancila mengumumkan negaranya bermaksud memindahkan kedutaan besar di Israel ke Al-Quds.

Sedangkan presiden Lohannis menekankan pemerintah tak boleh mengambil keputusan semacam itu, dan hanya dia sebagai presiden yang dapat melakukannya.

“Keputusan untuk memindahkan kedutaan besar akan diambil dengan mendengarkan saran dari semua lembaga terkait yang bertanggung jawab di bidang keamanan nasional dan kebijakan luar negeri”, kata Iohannis menjelaskan.

Menurut dia, keputusan nasional ada pada Presiden Rumania karena mengacu undang-undang dasar pemegang keputusan kebijakan luar negeri Rumania dan wakil negaranya di tingkat luar negeri.

Lohannis meminta Pemerintah dan Perdana Menteri agar memperlihatkan tanggung jawab dalam perilaku pemerintahan.

Baca juga : Rakyat Palestina nekat tanam pohon zaitun di Al-Khalil

Liga Arab suarakan dukungan penuh untuk Palestina

Sekretaris Jenderal Komite Pelaksana Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Saeb Erekat, mengecam pengumuman Rumania yang hendak memindahkan Kedutaan Besarnya di Israel ke Al-Quds Jerusalem. Ia menilai pemindahan itu sebagai pelanggaran nyata terhadap hak rakyat Palestina, hukum internasional dan resolusi PBB.

“Itu hanya memberi sumbangan bagi penghapusan penyelesaian dua-negara, satu-satunya cara menuju perdamaian dan kestabilan di seluruh wilayah ini,” kata Erekat di dalam satu cuitan.

Ia menyeru Uni Eropa bertindak mengenai keputusan Rumania tersebut, yang ia tekankan adalah pelanggaran terhadap kebijakan lama Eropa. “Kami mengangkat masalah ini dengan Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OIC),” kata Erekat. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top