HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pemkab Jayapura diminta tak sembarang keluarkan izin perumahan

Kompleks BTN Gajah Mada terendam banjir yang disertai lumpur – Jubi/Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, tidak sembarang lagi mengeluarkan izin untuk pembangunan perumahan di kawasan bantaran sungai maupun resapan air.

Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, mengatakan pengawasan terhadap izin-izin harus dilakukan, dalam artian Bupati berhak mengecek seluruh jajarannya dalam mengeluarkan izin.

“Saya mau ingatkan untuk pemerintah kabupaten, kaki tangannya pak bupati, stafnya pak bupati jangan asal mengeluarkan izin pembangunan perumahan apapun namanya pada tempat-tempat yang sudah dilarang,” kata Klemen Tinal, di Jayapura kemarin.

Menurut ia, bencana banjir bandang yang sudah menelan ribuan warga harus menjadi pelajaran bagi semua pihak, agar tidak seenaknya membangun perumahan.

Loading...
;

“Saya harap hati-hati dalam mengeluarkan izin pembangunan, AMDAL-nya harus jelas. Ini berlaku juga untuk daerah TABI,” ujarnya.

Selain Pemkab, Wakil Gubernur Klemen Tinal juga mengingatkan para pengusaha maupun developer perumahan untuk mentaati aturan yang berlaku, jangan hanya mengejar keuntungan sehingga AMDAL diabaikan.

“Pengusaha jangan terlalu bernafsu mau kaya sehingga menghalalkan segala secara, tidak boleh karena harus mengikuti aturan yang ada. Sebab setelah dicek, ada perumahan yang dibangun dengan menggunakan IMB dan AMDAL palsu,” katanya dengan tegas.

“Pak Kapolda juga kasih tau itu orang palsukan IMB dan AMDALnya, ternyata bukan dari pihak kabupaten yang mengeluarkan tetapi oknum tersebut memalsukan dokumen,” sambungnya.

Dengan adanya pemalsuan tersebut menyebabkan perumahan yang dibangun tidak berkulitas, tetapi hanya mengambil keuntungan untuk diri sendiri dengan cara mengambil uang rakyat.

“Hari ini banyak orang meninggal, orang itu dimana, orang itu juga harus proses supaya menjadi pembelajaran buat kita semua. Ke depan tidak boleh hal-hal ini terulang kembali, semua harus punya kesadaran kolektif,” ujarnya. (*)

Editor: Syam Terrajana

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top