Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pemkab Jayawijaya dorong denda adat termasuk pendatang

Kantor Bupati Jayawijaya. -Jubi/Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, akan mendorong penerapan denda adat yang juga berlaku bagi warga pendatang yang tinggal di wilayah itu.

Wakil Bupati Jayawijaya, Marthin Yogobi mengatakan Lembaga Masyarakat Adat (LMA) sedang menyusun peraturan tentang denda adat tersebut.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat LMA bisa didorong ke DPRD supaya kita cepat sahkan lalu kita sosialisasikan, sehingga denda itu berlaku sama semua,” katanya, di Wamena, Minggu (8/12/2019).

Marthin mengaku selama ini ada ketimpangan dalam penerapan denda adat, antara warga asli Jayawijaya dengan pendatang maupun asli Papua dari kabupaten lain.

“Memang ada sedikit ketimpangan, kalau orang non-Papua yang korban, kadang-kadang kasihan, denda adat tidak seimbang. Tetapi kalau kita orang Papua/Wamena, tuntutannya terlalu berat, membebani saudara-saudara kita yang lain,” katanya.

Melalui denda adat tersebut, menurut dia, jika terjadi pembunuhan di Jayawijaya antara masyarakat kabupaten lain dengan masyarakat kabupaten Jayawijaya, maka perda terbitan Pemkab Jayawijaya yang diterapkan.

Loading...
;

“Contoh katakanlah kalau kita tetapkan perda, kalau bunuh orang, denda babi 30 ekor, ya itu yang kita pakai. Jadi kalau Lanny Jaya punya misalnya 100 ekor, itu tidak berlaku di sini,” katanya.

Pemerintah mengharapkan denda itu berlaku bagi semua warga Jayawijaya baik Papua maupun non-Papua.

“Ini berlaku juga buat pendatang. Karena ada anggapan bahwa misalnya orang orang asli Papua (OAP) pukul orang pendatang, lalu kasihan mereka tidak mungkin minta denda sebesar itu secara langsung. Tetapi coba lihat, kalau orang di sini yang dapat pukul atau dapat tikam, keluarganya datang dengan tuntutan yang bukan main. Oleh karena itu kita menjaga keseimbangan dengan peraturan tadi bahwa kita semua sama di mata hukum,” katanya. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top