Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pemkab Nabire diminta hentikan peredaran Miras

Ilustrasi minuman beralkohol. Pixabay.com/Jubi

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kabupaten Nabire disebut-sebut sebagai pintu masuk peredaran minuman keras (Miras) di beberapa kabupaten seperti Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya. Berbagai pihak mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire harus tutup atau cabut izin jual Miras di daerah itu.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Dogiyai, Yusak Ernes Tebai mengatakan imbas dari penjualan bebas membuat masyarakat di kabupaten tetangga terus berjatuhan korban.

“Kalau Pemerintah Nabire tidak izinkan jual, pasti kita aman. Semuanya ada di Nabire. Kita kan satu pintu, jadi naik dan turun bebas. Nah, dari situ kita semakin habis (meninggal) karena bebasnya penjualan miras ini di Nabire,” klaim Yusak Ernes Tebai kepada Jubi melalui telepon akhir pekan kemarin.

Hal tersebut juga, kata Tebai pernah disampaikan mantan wakil Bupati setempat, mendiang Herman Auwe bahwa bahwa Pemerintah Kabupaten Nabire agar meminimalisir peredaran miras tersebut.

Loading...
;

Ia meminta surat perizinan yang dikeluarkan oleh dinas terkait melalui bupati segera dibatalkan dan ditutup. Jika tidak diindahkan, agar korban akibat Miras tidak semakin banyak.

Beberapa kesempatan yang lalu, Wakil Bupati Deiyai,Hengky Pigai juga pernah mengaku kesal dengan keberadaan penjualan miras secara bebas di Nabire. Bahkan dalam pertemuan antara asosiasi Bupati Meepago beberapa waktu lalu akan bangun dua pos untuk antisipasi pemasokan miras di wilayah Meepago.

Kata Pigai, pihaknya sepakat membentuk tim dan akan siagakan di dua tempat agar memeriksa semua kendaraan yang melewati sepanjangn jalan trans Nabire – Ilaga tersebut.

“Ya kami bicara mau dirikan pos di Topo, Distrik Uwapa dan kilo meter 100, Distrik Siriwo. Tapi sampai sekarang belum terealisasi hasil pertemuan itu oleh ketua asiasi Bupati Meepagi yaitu Bupati Nabire, entah apa kami belum tahu,” ujar Hengky Pigai.

Untuk mengantisipasi banyak generasi muda yang mudah terjerumus pada pergaulan negatif, Pemkab Deiyai hendak bentuk tim satgas pemberantasan miras.

Sekretaris Yayasan Swamemo Meepago, Yohanes Kobepa mengatakan, peredaran miras yang selama ini terjadi bukan hanya distribusikan ke agen-agen di kabupaten, tetapi juga ada agen di tempat-tempat pertambangan illegal.

Mirisnya, ia mengungkapkan bahkan juga di areal penambangan emas di Degeuwo pun dibuka agen penjualan miras.

“Kami meminta agar Bupati Nabire memperhatikan peredaran miras di Nabire, karena Kabupaten terdekat lainnya mendapatkan imbas dari peredaran miras tersebut,” katanya.

Ia berharap, Pemkab Nabire harus berani berani mengambil kebijakan terkait pencabutan Perda tentang peredaran Miras di Nabire tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Nabire, Jerri Bindosano, mengatakan jika ada tuduhan bahwa miras dari Nabire beredar kemana – mana maka seharusnya tidak melihat dari satu sisi. Ia mengakui pintu masuknya adalah Nabire, namun bukan berarti membuka peluang untuk terjadinya kekacauan dan tindak kekerasan di wilayah lain.

“Kemungkinan ada yang melihat dengan sebelah mata. Memang benar pintu masuk ada di sini. Bukan saja Miras tetapi juga Sembako dan lainnya,” ujar Bindosano saat ditemui Jubi di  Nabire. Selasa (29/10/2019).

Sesuai Peraturan menteri perdagangan, lanjut Bindosani, Nabire belum memberikan rekomendasi atau izin kepada penyalur atau pengecer minuman beralkohol. Terkait dengan dengan pendapatan asli daerah (PAD), maka sementara Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) sedang dibahas oleh pihak legislatif.

“Dalam rancangan Perda akan ada hal -hal yang perlu ditinjau dan sudah ada rancangan yang diberikan DPRD Nabire kepada kami. Pihak DPRD Nabire menekankan perlu pengontrolan yang lebih ketat karena ada dampak positif dan dampak negatifnya,” lanjutnya.(*)

Reporter Jubi di Nabire, Titus Ruban berkontribusi dalam berita ini.

Editor: Syam Terrajana

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top