Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pemkab Paniai Akan Tanam Bambu Kuning di Lahan Kritis

Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan kabupaten Paniai. Frans Yeimo, S.Sos - humaspemdapaniai.com
Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan kabupaten Paniai. Frans Yeimo, S.Sos – humaspemdapaniai.com

Enarotali – Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Paniai, Papua berencana dalam bulan besok akan menanam puluhan ribu pohon bambu kuning di lahan kritis. Saat ini 70 ribu bambu tersebut sedang dalam perawatan di kebun percontohan instansi setempat.

Berdasarkan laporan Satgas REDD+ Provinsi Papua tahun 2013, total luas lahan kritis di Paniai mencapai 64,290 hektar. Dari total luas lahan kritis ini, 4,230 hektar dikategorikan sangat kritis, 39,988 hektar kritis dan 21,072 hektar tergolong agak kritis. Sementara luas lahan kritis untuk Provinsi Papua mencapai 4,975,949 hektar. 102,606 hektar dalam kategori sangat kritis, 968,851 hektar kritis, 3,859,073 hektar agak kritis dan 45,419 potensial kritis.

Diberitakan oleh humaspemdapaniai.com, Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan kabupaten Paniai. Frans Yeimo, S.Sos mengatakan, titik yang menjadi target penanaman pohon bambu ini diantaranya di Kepala air kali Enaro, sepanjang pinggiran kali Enaro, Gunung Merah di sekitar kampung Ipakiye dan di beberapa lahan kritis yang ada di daerah ini. Menurut Frans, upaya yang akan dilakukan tersebut merupakan bentuk agar tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup.

“Nanti konsentrasi penanaman 70 ribu pohon bambu kuning akan dipusatkan di kawasan distrik Paniai Timur. Hal ini dilakukan karena di wilayah ini ada sekitar 10 tempat lahan yang kami anggap telah kritis ketimbang di distrik lain. Sementara untuk distrik lain akan menyusul,” katanya, Rabu (8/4/2015), dikutip oleh humaspemdapaniai.com.

Frans menambahkan, untuk penanaman puluhan ribu bambu, pihaknya akan melibatkan warga setempat yang berada di lahan kritis. Kata Frans, itu dilakukan agar warga yang berada dilokasi tersebut yang juga mengambil bagian dalam menjaga dan merawatnya.

“Puluhan ribu pohon bambu sengaja kami pilih karena penanamannya kami lebih konsentrasi di sepanjang tepian kali kali yang ada di daerah ini. Ini dilakukan agar kedepannya tidak lagi terjadi erosi dikala musim hujan tiba,” jelasnya. (*)

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top