HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pemkot Jayapura usulkan bantuan dana penanganan kebencanaan Rp80 miliar

Jalan alternatif di samping Kantor Wali Kota Jayapura longsor pada Sabtu malam, 6 Januari 2019.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kota Jayapura mengusulkan bantuan anggaran penanganan bencana ke Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp80 miliar.

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru mengatakan, anggaran tersebut akan digunakan untuk penanganan bencana di beberapa titik. Bahkan Saru memperkirakan anggaran yang dibutuhkan bisa jadi lebih besar mengingat kerusakan yang ditimbulkan akibat bencana banjir bandang.

“Bahkan bisa bertambah karena ada satu titik lokasi yang kami minta, yaitu di belakang Hotel 77 di Abepura karena ada pelebaran dan pendalaman drainase sepanjang 950 meter untuk mengantisipasi banjir di Organda. Dananya kurang lebih Rp26 miliar,” kata Waki Wali Kota Jayapura, Rustan Saru.

Dikatakan Saru, Pemerintah Kota Jayapura sudah melakukan pemetaan secara menyeluruh di beberapa titik yang mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.

Loading...
;

“Bencana yang terjadi di Kota Jayapura, yaitu tanah longsor, retak, tanggul jebol, dan banjir serta kali-kali yang perlu perbaikan sudah kami catat. Ini telah kami rampungkan untuk dikirim ke BPBN. Kami harapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa ada perhatian pemerintah pusat sehingga kerusakan yang terjadi akinat bencana bisa segera kami perbaiki, sambil sekarang kami melakukan penanganan-penanganan untuk mencegah bencana yang lebih besar,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura, Bernard J. Lamia mengatakan, tahun ini BPBD hanya mendapatkan anggaran penanganan bencana sebesar Rp8 miliar yang bersumber DPA APBD Pemerintah Kota Jayapura.

“Dengan anggaran Rp8 miliar saya rasa belum ideal. Padahal butuh dana besar untuk penanganan bencana. Seperti penanganan bencana banjir dan longsor bukan hanya satu atau dua titik saja tapi ada 15 titik dari Januari – Maret 2019,” ungkapnya.

BPBD mencatat, bencana yang terjadi di beberapa titik diantaranya longsor di tanjakan Polimak Kalam Kudus, banjir di Yoka, tanggung jebol di Muara Tami, jalan retak di Kodam, longsor di samping kantor Wali Kota, banjir di Organda, longsor di dok 9, dan banjir di SMAN 4 Jayapura.

“Dana BPBD Kota Jayapura tidak akan mampu menanganan bencana ini,” tuturnya.

Meski demikian, Lamia menjelaskan, BPBD Kota Jayapura terus melakukan sosialisasi dan simulasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya bencana.

“Roh dari BPBD sebenarnya ada di sosialisasi dan simulasi agar masyarakat menjadi tahu dan mengerti bila terjadi bencana sehingga masyarakat tidak kebingungan menyelamatkan diri,” tuturnya. (*)

 

Editor       : Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top