Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pemprov Papua akan bangun sejumlah Universitas di 2021

Mahasiswa Papua yang akan pulang ke kampung halaman, saat berada di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado – Jubi/Piter Lokon.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua berencana membangun universitas di Papua. Sejauh ini hanya ada dua universitas negeri di Papua yakni Universitas Musamus di Merauke dan Universitas Negeri Cenderawasih (Uncen) yang terletak di Kota Jayapura.

Rencana pembangunan universitas ini disampaikan Gubernur Lukas Enembe menanggapi banyaknya mahasiswa Papua yang meninggalkan kota studi pasca insiden ujaran rasis yang terjadi di Papua beberapa waktu lalu.

Menurutnya, universitas yang ada saat ini tak mampu menampung semua mahasiswa yang kembali ke Papua.

“Memang agak susah untuk saat ini menampung para mahasiswa yang pulang tersebut ke beberapa universitas yang ada di Kota Jayapura dan di Merauke. Hal ini karena proses perkuliahan sudah berjalan dan sedikit lagi sudah masuk tengah semester,” kata Gubernur Lukas belum lama ini di Gedung Negara, Jayapura.

Menurutnya, banyak kalangan meminta Pemrov segera membangun beberapa universitas untuk menampung para mahasiswa tersebut.

Loading...
;

“Kalau bangun bisa, tetapi tidak bisa dengan cepat. Kita perlu perencanaan yang matang. Pada tahun 2021 nanti saya fokus bangun beberapa universitas,” tegasnya.

Hal ini juga untuk menjawab keluahan para orang tua yang anaknya tidak bisa diterima di Universitas Cenderawasih karena kampus tersebut memiliki kuota yang terbatas, begitupun dengan beberapa universitas swasta yang ada di Kota Jayapura.

“Kalau kita sudah bangun, kita berharap anak-anak kita didik sendiri di sini, sehingga tidak perlu lagi pergi keluar untuk mencari ilmu,” ujarnya.

Sebelumnya, menanggapi kepulangan ribuan mahasiswa tersebut, mantan tahanan politik (tapol) Papua Filep Karma berharap Pemrov bisa segera mencari jalan keluar dengan menyekolahkan para mahasiswa ke beberapa Negara di Asia dan Asia Tenggara, diantaranya Malaysia, Singapura, Filipina, Thailad, Vietnam, Pakistan, Banglades, PNG (Papua Nugini) dan India.

“Ada dana Otsus kenapa takut, karena dana itu untuk mereka (mahasiswa) di mana mensejahterakan dan meningkatkan kualitas SDM Papua. Kalau memang mencari kualitas SDM di Jawa dan dihina lebih baik mencari SDM di negara orang lain,” ujarnya. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top