Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pemprov Papua akan sampaikan beberapa komitmen di CdM meeting 

Ketua Harian PB PON Papua, Yunus Wonda (tengah), didampingi Ketua Panitia CdM Meeting, Longginus Sangur, dan Wakil Sekretaris Bidang Humas, Azis Matdoan, menjelaskan kesiapan pelaksanaan CdM Meeting – Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua akan menyampaikan beberapa komitmen terkait persiapan PON XX/2020 di pertemuan ketua kontingen atau Chef de Mission (CdM) Meeting, yang akan digelar pada 13 sampai 15 Februari 2020, di Jayapura.

Ketua Harian PB PON Papua, Yunus Wonda, mengatakan dalam chef de mission meeting, akan membicarakan beberapa agenda, di antaranya membicarakan kebijakan yang sempat dikeluarkan Pemprov Papua saat pertama kali mendaftarkan diri sebagai tuan rumah PON.

“Saat Papua mendorong diri menjadi tuan rumah PON, ada beberapa kebijakan yang disampaikan dan sampai hari ini pemerintah masih berkomitmen penuhi itu, yakni soal konsumsi, akomodasi, dan transportasi lokal gratis. Terkait ini akan disampaikan Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal,” kata Yunus Wonda di Jayapura, Senin (10/2/2020).

Sementara, Panitia Besar PON XX akan lebih menyampaikan gambaran terkait persiapan-persiapan yang sudah dikerjakan, bahkan sudah berjalan sesuai dengan jadwal.

“Kami akan sampaikan semua persiapan yang sudah dilakukan,” ujarnya.

Menurut ia, CdM akan dihadiri oleh Menpora, Zainudin Amali, karena ada kebijakan-kebijakan pemerintah pusat yang harus disampaikan ke setiap perwakilan provinsi, khususnya terkait penunjang persiapan PON XX/2020. Selain itu, jajaran pengurus KONI Pusat juga akan hadir.

Loading...
;

“Sesuai jadwal hari ini Menpora tiba di Timika, kemudian ke Merauke dan selanjutnya ke Jayapura hadiri CdM meeting,” jelasnya.

Ketua Panitia CdM Meeting, Longginus Sangur, mengatakan 102 orang perwakilan dari 34 provinsi akan hadir di CdM meeting I. Namun masing-masing provinsi diharuskan lebih dulu mendaftarkan diri secara online lewat sistem yang sudah disediakan panitia.

“Sampai tadi malam 18 provinsi yang sudah mendaftar,” kata Longginus.

Soal pendaftaran online, jelas ia, panitia sengaja menerapkan itu karena pihaknya ingin mensimulasikan sistem yang ada. Dengan harapan, jika ada kekurangan terhadap sistem yang diterapkan akan menjadi catatan kepada panitia untuk diperbaiki.

“Dalam mendaftar masing-masing peserta hanya perlu sertakan foto, surat rekomendasi, dan nama peserta. Kami harap hari ini provinsi yang mendaftar bisa bertambah,” ujarnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top