Pemprov Papua minta Bawaslu cegah pelanggaran Pemilu

Pemprov Papua minta Bawaslu cegah pelanggaran Pemilu

Anggota Bawaslu Papua saat mengikuti apel siaga pemilu 2019 – Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua minta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di wilayahnya melakukan pengawasan tahapan dan pencegahan pelanggaran pemilu, dengan menjalankan strategi pencegahan yang optimal.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa Provinsi Papua, Musa Isir, mengatakan pelaksanaan Pemilu 2019, baik pemilihan presiden maupun legislatif di Bumi Cenderawasih, harus berjalan aman dan lancar sesuai yang diharapkan.

“Kesalahan pemilu sebelumnya jangat terulang lagi. Kami harapkan pemilu kali ini terlaksana dengan semangat demokrasi. Artinya, dengan adanya Bawaslu, pelanggaran dapat diminimalisir,” kata Isir, di Jayapura, kemarin.

Menurut ia, pada prinsipnya pemerintah daerah siap mendukung pelaksanaan Pemilu 2019 di Papua, baik dari sarana prasarana maupun anggaran.

“Intinya kami siap melaksanakan tugas yang diamanatkan undang undang, seperti menyiapkan penyelenggara pemilu termasuk sarana dan prasarana yang diperlukan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Komisioner Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar. Dirinya meminta semua anggota Bawaslu mempersiapkan diri dalam menghadapi pesta demokrasi lima tahunan ini.

“Masa kampanye akan segera meningkat, masa pendistribusian logistik akan tiba, dan hari pemungutan suara akan segera tiba. Apa yang telah dilakukan selama ini akan semakin diuji. Kalau selama ini mungkin diangggap tidak ada tekanan, maka akan ada tekanan datang lebih besar. Oleh karenanya solidaritas sesama anggota bawaslu menjadi penting,” kata Fritz.

Ketua Bawaslu Papua, Metusala Infandi, mengatakan pelaksanaan Pemilu menjadi tanggung jawab besar semua pihak, khususnya Bawaslu dan KPU baik Provinsi maupun kabupaten/kota se-Papua.

“Kami sadari, peran pengawasan pemilu tidak akan berhasil jika tidak ada kesiapan dari pengawas pemilu yang mengawasi setiap tahapan khususunya saat proses pungut hitung pada 17 april 2019 mendatang,” kata Metusala.

“Oleh karenanya sudah menjadi tanggung jawab pihaknya untuk kemudian bersinergi dengan KPU sebagai penyelenggara teknis pemilu,” sambungnya.

Disamping itu, sinergitas antara Bawaslu, KPU, pemerintah daerah serta TNI/Polri sangat dibutuhkan dalam rangka mensukseskan Pemilu serentak 2019.

“Harapan kami pemilu kali ini dapat terselenggara dengan baik, demokratis, dan memberikan rasa keadilan kepada semua peserta pemilu, itulah yang yang dibutuhkan,” ucapnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)