Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pemuda Katolik ajak generasi muda mengawal pemilu 2019 agar aman dan damai

Pengurus Pemuda Katolik Papua bertemu dengan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua di Jayapura pada 8 April 2019. – Jubi/dok Pemuda Katolik

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua Pemuda Katolik Provinsi Papua, Alfonsa Jumkon Wayap mengajak semua pemuda gereja Katolik menyukseskan pemungutan suara Pemilihan Umum 2019 yang akan berlangsung 17 April mendatang. Wayap juga mengharapkan pemungutan suara 17 April dapat berjalan dengan aman dan damai.

“Pemuda Katolik harus ikut mengambil peran untuk menyukseskan pemungutan suara Pemilihan Umum 2019 yang aman dan damai,” kata Wayap di Jayapura, Jumat (12/4/2019).

Wayap menyatakan para aktivis Pemuda Katolik dapat turut serta menjaga pemungutan suara Pemilihan Umum 2019 dengan cara-cara yang sederhana. Salah satunya, para Pemuda Katolik juga harus menghindari penyebaran informasi yang tidak diketahui kebenarannya, agar mereka tidak terjebak menjadi penyebar kabar bohong atau menyebarkan informasi yang salah.

“Aktivis Pemuda Katolik harus menghindari penyebaran berita bohong. Penyebaran berita bohong berbahaya, karena bisa menimbulkan konflik,”ungkap Wayap.

Loading...
;

Wayap juga meminta para aktivis Pemuda Katolik menjadi aktor perdamaian, dan menghindarkan dirinya dari kepentingan politik praktik. Wayap mengingatkan kepentingan politik praktiskerap kali berunjung konflik, dan setiap konflik akan merugikan masyarakat.

Untuk menghindari terciptanya konflik, para penggiat Pemuda Katolik harus membangun komunikasi dengan berbagai pihak, dimulai dari lingkungan sehari-hari mereka. “Komunikasi harus terus dibangun, mulai dari keluarga, komunitas generasi muda, kelompok yang seiman, agar (situasi) tetap aman dan damai,”ujar Wayap.

Wayap menyatakan pengurus Pemuda Katolik Provinsi Papua telah bertemu dan berdialog dengan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua (Wakapolda), Brigjen  Pol Drs Yakobus Marjuki di Jayapura pada pekan lalu. Wayap menyatakan, Wakapolda telah berpesan agar para aktivis Pemuda Katolik mengawal Pemilihan Umum 2019 agar menjadi pemilihan umum yang damai dan tanpa kekerasan.

Secara terpisah anggota komisi bidang politik, hukum, hak asasi manusia dan keamanan Dewan Perwakilan Rakyat Papua, Emus Gwijangge mengatakan, dibutuhkan peran serta masyarakat untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan dalam proses Pemilihan Umum 2019. Gwijangge menyatakan aman dan tidaknya Pemilihan Umum 2019 bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan, namun juga butuh dukungan masyarakat.

“Masyarakat jangan mau diprovokasi oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab. Jangan mau dikorbankan untuk kepentingan politik oknum atau kelompok tertentu,” kata Emus Gwijangge kepada Jubi, Jumat (12/4/2019).

Masyarakat Papua diingatkan untuk menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani. Gwijangge mengingatkan jangan sampai ada pemilih yang merasa terpaksa atau memaksa pemilih lain memilih calon presiden/wakil presiden, calon legislatif dan calon anggota DPD tertentu.  “Namanya saja pesta demokrasi, prosesnya harus demokratis. Tak boleh ada unsur paksaan,” ucapnya.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top