Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Penataan kota butuh dukungan semua pihak

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, saat berkunjung ke eks pasar lama Sentani bersama Kepala Distrik Sentani – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengatakan penataan ruang di wilayah perkotaan sangat membutuhkan dukungan semua pihak yang tinggal di wilayah tersebut.

Dikatakan, wilayah perkotaan yang terdiri dari Distrik Sentani sebagai ibu kota kabupaten yang terdiri tiga kelurahan dan sejumlah kampung di dalamnya, Distrik Sentani Timur, Distrik Waibhu, serta Distrik Sentani Barat Moi.

“Sentani kota saat ini sudah agak susah untuk ditata, karena kepadatan penduduk, perumahan, jumlah kendaraan, serta fasilitas pendukung yang hanya bertumpuk pada wilayah ini,” ujar Bupati Awoitauw, saat ditemui di Sentani, Rabu (9/10/2019).

Bupati Awoitauw menjelaskan tujuan penataan kota saat ini adalah agar ada ketersediaan ruang layanan publik bagi masyarakat, Ruang Terbuka Hijau (RTH), taman bermain bagi anak-anak, serta fasilitas umum lainnya.

Loading...
;

Menurutnya Kota Sentani sebagai pintu masuk ke Papua, perlu ada penataan wilayah yang lebih intens secara bertahap. Selain itu, dalam penataan wilayah ini akan memberikan pesan kepada siapa saja yang datang ke sini, bahwa mereka sedang berada di Sentani Kabupaten Jayapura.

“Yang sedang dalam upaya penataan saat ini untuk kawasan Bandara Sentani, jalan masuk dan keluar akan dibuat ruang terbuka hijau. Dua jalur dari Telaga Maya menuju Yabaso akan mendapat akses jalan alternatif untuk keluar dari bandara sehingga dapat mengurai kemacetan di kota,” jelasnya.

Lanjut bupati dua periode ini, penataan yang akan dilakukan pada wilayah kota harus mempunyai ciri khas budaya lokal setempat. Hal ini sangat penting juga sebagai pengembangan potensi dan kearifan lokal daerah yang tersedia.

Oleh sebab itu, kata Bupati Awoitauw, dukungan semua pihak dan secara khusus yang tinggal di wilayah perkotaan sangat dibutuhkan. Agar realisasi dan pelaksanaan penataan ini dapat berjalan dengan lancar dan baik.

“Kita mulai dari semua izin-izin dan tempat usaha, yang bangunannya tidak memenuhi ketentuan serta berada pada jarak terdekat dengan jalur jalan utama akan ditertibkan. Pedagang kaki lima yang berjualan di trotoar jalan juga ditertibkan. Pedagang di eks pasar lama (Sentani) akan dipindahkan ke pasar baru (Pasar Pharaa). Semua akan berjalan baik ketika ada dukungan semua pihak,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Jayapura, Alpius Toam, mengatakan pihaknya sedang melakukan pendataan terhadap masyarakat pemilik hak ulayat yang saat ini mendiami kawasan Bandar Udara Sentani.

“Setelah data akurat yang kami peroleh, selanjutnya ada semacam penawaran dari pemerintah terhadap hak ulayat yang dimiliki oleh masing-masing orang. Untuk kepentingan umum dan daerah ini tentunya, jalan terbaik yang dipilih bagi kepentingan kita bersama,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top