HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pencapaian pelajar Papua di AS mestinya memotivasi anak Papua 

Ilustrasi pelajar Papua di Luar Negeri – Jubi. Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi –  Anggota komisi bidang pendidikan Dewan Perwakilan Rakyat Papua, Yohanis Ronsumbre menyatakan prestasi para pelajar Papua yang bersekolah di Amerika Serikat harus memotivasi anak Papua lainnya berprestasi.

Belum lama ini, Marike Agustin Tenawe, pelajar asal Kabupaten Mimika, Papua, menjadi lulusan terbaik (Valedictorian) di West Nottingham Academy (WNA) Colora, Maryland, Amerika Serikat (AS). Tenawe lulus dengan indeks prestasi komulatif (IPK) 4.00, dan langsung diterima berkuliah di Fakultas Teknik Kelautan University of Rhode Island dengan bea siswa dari Pemerintah AS.

Vannar Krey yang berasal dari Biak juga lulus dari WNA dengan IPK 3,71, dan langsung diterima berkuliah di Fakultas Teknik Kelautan University of Rhode Island. Golda Meir A Wihyawari yang berasal dari Serui juga langsung diterima berkuliah di Jurusan Perikanan, Peternakan, dan Kedokteran Hewan University of Rhode Island. Seperti Tenawe, Krey dan Wihyawari juga akan berkuliah dengan bea siswa dari Pemerintah AS.

Sejumlah delapan siswa asal Papua lainnya juga menamatkan belajarnya di WNA. Mereka adalah Aprilia Burdam, Bone Atek, Pince Gombo, Elvine Mote, Vincensius Pekei, Valentine Talenggen, Ice Selegani, Lia Weya, dan Mendison Wonda.

Loading...
;

Ronsumbre menyatakan prestasi Tenawe dan sepuluh anak Papua lulus dari WNA itu harus menginspirasi anak-anak Papua lainnya. “Prestasi anak-anak Papua ini mesti memotivasi anak-anak Papua lainya untuk berprestasi. Anak-anak Papua lainnya pasti bisa jika punya keinginan,” kata Yohanis Ronsumbre, Rabu (29/5/2019).

Ronsumbre mengharapkan anak-anak Papua harus memiliki rasa percaya diri untuk bersaing dengan pelajar atau mahasiswa dari negara lainnya. “Anak-anak Papua harus memiliki rasa percaya diri, dan menunjukkan kalau kalau anak-anak Papua juga bisa,” ujarnya.

Alumni Universitas Wollongong Australia, Tisha Rumbewas mengatakan, putra-putri Papua yang berkesempatan untuk berkuliah di luar negeri harus mampu menciptakan lapangan kerja ketika kembali ke Papua. “Jangan hanya tunggu diangkat menjadi pegawai negeri saja. Kita yang sudah merasakan pendidikan di luar negeri harus bisa menciptakan lapangan kerja dengan keterampilan yang dimiliki,” kata Direktur Sagu Foundation Jayapura itu.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top