Pendapatan pedagang Pasar Tumaritis menurun drastis karena sampah

Pendapatan pedagang Pasar Tumaritis menurun drastis karena sampah

Ilustrasi sampah. Pixabay.com/Jubi

Nabire, Jubi – Pedagang di Pasar Karang Tumaritis Nabire mengeluh. Pasalnya, pendapatan mereka menurun drastis dalam  dua bulan terakhir, akibat sampah yang menggunung di depan kios. Pembeli tidak mau masuk ke dalam tempat jualan.

Marni, salah seorang pedagang di pasar itu mengatakan, banyak sampah di depan kiosnya. Lalu, penbeli tidak bisa masuk dengan kendaraan sebab selain banyaknya sampah, bau menyengat. Belum ditambah lagi dengan jalanan yang becek.

“Jarang ada pembeli karena lumpur dan sampah yang semakin bau,” ujar Marni kepada Jubi di Nabire. Senin (20/05/2019).

Menurut Marni, sepinya pembeli sudah berlangsung selama dua bulan belakangan. Pendapatannya yang tadinya mencapai Rp. 500 ribu per hari, kini turun menjadi 100 ribu.

“Kalau tempat bersih pembeli bisa masuk. biasanya untung bersih bisa Rp500 ribu. sekarang begini keadaan, mau dapat Rp.100 ribu saja susah,” tuturnya.

Pedagang lain yang mengalami hal serupa, Ambo menuturkan seharusnya pemerintah memperhatikan kebersihan pasar. Sebab untung dan rugi dipengaruhi oleh faktor kebersihan.

Selain itu, kata pria asal Bugis ini, para pedagang wajib membayar retribusi tiap bulannya.

“Kalau bersih orang kan senang masuk belanja. Kita ini bayar pajak dan bukan cuma satu pajak tapi tiga, ” kesalnya.

Dijelaskan Ambo, untuk bangunan kios perbulannya dikenakan pajak sebesar Rp. 205.000 rupiah. Untuk sampah 20 ribu per bulan termasuk keamanan Rp 50 per bulannya.

“Artinya kami tidak permasalahkan soal pajak karena itu kewajiban kami, tapi hak juga harus seimbang. kami tidak butuh lain tapi sampah ini harus diangkat biar ada pembeli.,” jelasnya.

Keduanya berharap kepada Pemda setempat segera membersihkan dan mengangkat sampah yang berserakan di pasar Karang Tumaritis.

Berita ini belum dikonfirmasi lebih jauh dinas pemerintah yang berwenang (*)

Editor: Syam Terrajana

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)