Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Penerimaan CPNS Papua diusulkan ditunda hingga usai Pilpres

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Papua, Nicolaus Wenda – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Calon Aparatur  Sipil Negara (CASN) untuk Papua yang awalnya dilaksanakan pada 4 Maret -sesuai surat edaran Menpan-RB-  diusulkan untuk ditunda sampai usainya pelaksanaan Pemilu Presiden dan Legislatif .

Informasi pengusulan penundaan ini disampaikan langsung Kepala Badan Kepegawaan Daerah Papua, Nicolaus Wenda usai rapat bersama wakil bupati, sekda dan kepala BKD se-Papua, di Jayapura, Jumat (8/3/2019).

“Sesuai kesepakatan bersama, penerimaan CPNS Papua diminta ditunda lantaran hampir sebagian besar kabupaten/kota belum menginput data ke SSCN atau sistem seleksi CAT nasional,” katanya.

Terkait ini, pihaknya akan segera menyiapkan surat resmi terkait permintaan penundaan untuk dikirim ke Menpan-RB, agar bisa diberikan waktu sesuai permintaan para pejabat se-Papua.

“Secara lisan (via telepon) saya sudah sampaikan ke Menpan (Pak Rizal), dan beliau tidak mempermasalahkan. Bahkan beliau mengingatkan untuk segera menyurat,” ucapnya.

Loading...
;

“Tadi kepala BKD kabupaten/kota juga sudah kumpul untuk menyusun jadwal pelaksanaan penerimaan April nanti. Ini akan kami lampirkan bersamaan dengan surat ke Menpan nanti,” sambungnya.

Dia menambahkan, data-data yang belum masuk SSCN diantaranya terkait penyusunan jabatan karena belum tersusun secara baik, sehingga belum bisa di input.

“Hampir semua kabupaten/kota mengaku belum input, dan dari BKN Jayapura juga menyampaikan data masih nol. Untuk itu, kepala BKD diminta untuk pro aktif menyelesaikan sehingga bisa diinput,” katanya.

Wakil Bupati Kabupaten Puncak, Pelinus Ballinal mengusulkan agar penerimaan formasi CPNS 2018 digelar usai Pemilu legislatif dan presiden, 17 April 2019 mendatang.

“Kami minta penerimaan dibuka pada Mei setelah Pemilu. Karena daerah kami rawan konflik Pemilu. Sehingga dikuatirkan Pemilu yang agenda nasional akan terganggu jika digelar bersamaan dengan CPNS,” kata Ballinal.

Usulan tunda juga disampaikan Sekda Kabupaten Paniai, Amaties Tatobo. Kata dia, para bupati di wilayah adat Meepago (Kabupaten Nabire, Paniai, Deiyai, Dogiyai, Intan Jaya dan Mimika) telah menyepakati agar penerimaan CPNS dilaksanakan usai Pemilu yakni di bulan Mei.

“Kawasan Meepago para Bupati telah bertemu dan sepakat untuk melaksanakan (pendaftaran) bulan Mei. Untuk usulan ini nanti surat laporan dibuat resmi oleh pimpinan Bupati wilayah Meepago yakni Bupati Nabire, Izaias Douw kepada pemerintah Provinsi dan Kemenpan-RB,” kata Tatobo.

Hal senada juga disampaikan Pelaksana Tugas Sekda Puncak Jaya, Tumiran. “Kami usulkan selesai Pilpres dan Pileg, karena dikuatirkan akan mengganggu pelaksanaan agenda nasional ini. Apalagi Puncak Jaya, salah satu kabupaten di pegunungan yang sangat rawan terjadi konflik horizontal, termasuk konflik Pemilu,” kata Tumiran. (*)

Editor: Syam Terrajana

 

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top