Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Penetapan tersangka kasus demonstrasi di Deiyai dinilai tak adil

Unjuk rasa anti rasisme di Waghete, ibu kota Kabupaten Deiyai, Papua, pada Rabu (28/8/2019). – IST

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Anggota DPR Papua dari mekanisme pengangkatan perwakilan wilayah adat Meepago, John NR Gobai menilai tidak adil jika hanya warga yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus demonstrasi berujung rusuh di halaman kantor Bupati Deiyai pada Rabu, 28 Agustus 2019.

Ia mengatakan, jika polisi menetapkan sebanyak 10 tersangka dalam kasus demonstrasi rusuh tersebut, mestinya pelaku penambak warga sipil juga diusut dan diproses hukum.

Menurutnya, tidak hanya anggota TNI/Polri yang meninggal dan mengalami luka saat kerusahan pecah dalam demonstrasi di Deiyai, sejumlah warga juga meninggal dan terluka akibat tertembak serta faktor penyebab lainnya.

“Pertanyaan saya, masyarakat ditembak oleh siapa? Kalau warga ditetapkan sebagai tersangka, oknum aparat yang diduga menembak warga apakah dijadikan pahlawan?” kata Gobai kepada Jubi, Rabu (4/9/2019).

Loading...
;

Menurut Gobai, pihaknya juga tidak menginginkan terjadi kerusuhan dalam demonstrasi di Deiyai. Namun mesti objektif melihat pemicu terjadinya kerusuhan.

“Kalau saja tidak ada diantara demonstran ditabrak sebuah mobil yang keluar di jalan belakang kantor bupati, mungkin kerusuhan tidak akan terjadi,” ujarnya.

Kata Gobai, ia telah menyampaikan data terkait demo rusuh di Deiyai kepada Komnas HAM RI dan Ketua DPR Papua. Diharapkan, Komnas HAM segera membentuk tim ke Deiyai.

“Saya juga berharap, aparat keamanan yang dikirim ke Deiyai pasca-demonstrasi segera ditarik. Jangan membuat masyarakat menjadi takut tinggal di negeri sendiri,” ucapnya.

Sementara Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Kombes Pol A.M. Kamal mengatakan dalam kasus demonstrasi berujung rusuh di Deiyai, polisi telah menetapkan sebanyak 10 tersangka.

Katanya, para tersangka adalah korban luka yang dirawat di RSUD Paniai. Empat tersangka kini telah ditahan di Polres Paniai dan enam lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Mereka melakukan provokasi dan diduga melakukan perampasan senjata api aparat keamanan yang berjalan di lokasi, saat demonstrasi rusuh,” kata Kombes Pol A.M. Kamal. (*)

Editor : Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top