Pengadilan Papua Nugini jadwalkan persidangan lima nelayan asal Jayapura

Pengadilan Papua Nugini jadwalkan persidangan lima nelayan asal Jayapura

Kapal nelayan sedang parkir di Tempat Pendaratan Ikan Hamadi, Kota Jayapura, Papua. – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pengadilan Papua Nugini menjadwalkan sidang kelima nelayan asal Indonesia, Selasa (11/6/2019) mendatang di Vanimo.

Konsulat RI untuk Vanimo, Abraham Lebelauw mengatakan, sudah menerima agenda persidangan kelima WNI yang ditangkap di Aitape, Jumat (31/5/2019) lalu.

Kelima WNI yang bermukim di kawasan Hamadi, Jayapura itu akan dikenakan pasal tentang penangkapan ikan secara ilegal atau “illegal fishing”.

“Mudah-mudahan mereka tidak dikenakan hukuman badan dan hanya diberi hukuman membayar denda karena saat ditangkap dalam perahu motor tidak ditemukan teripang, sedangkan teripang yang merupakan hasil tangkapan mereka sudah disimpan didalam rumah WN PNG yang masih kerabat dari Waromi,” kata Abraham di Jayapura, Sabtu (8/6/2019).

Diakuinya, dari lima orang yang ditangkap hanya dua orang yang memiliki kartu lintas batas yaitu Soleman Waromi dan Freddy Waromi sedangkan ketiga lainnya tidak.

Kelima nelayan asal Hamadi, Jayapura yang ditangkap masing masing Hebet Saru, Lewi Lai, Oktovanus Anabai, Soleman Waromi, dan Freddy Waromi. “Saat ini mereka ditahan di penjara Vanimo,” ujar Lebelauw.(*)

Editor: Angela Flassy

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)