Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pengawas atom sebut Iran bersiap perkaya uranium

Ilustrasi nuklir atom, pixabay.com

Upaya Iran itu sebuah langkah yang melanggar perjanjian nuklirnya dengan negara besar dunia.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wina, Jubi – Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyebutkan Iran sedang bersiap memperkaya uranium di situs Fordow miliknya pada Rabu (6/11/2019). Upaya Iran itu sebuah langkah yang melanggar perjanjian nuklirnya dengan negara besar dunia.

“Langkah itu akan menjadi pelanggaran terbaru perjanjian nuklir sebagai protes hengkangnya Amerika Serikat dari perjanjian tersebut dan kembali memberlakukan sanksi terhadap Teheran,”tulis laporan pengawas nuklir PBB, Kamis, (7/11/2019).

Baca juga : Ini sikap negara Eropa terhadap kesepakatan nuklir Iran

Loading...
;

Iran minta PBB kecam Israel terkait kegiatan nuklir

Iran: Kami tidak akan renegoisasi kesepakatan nuklir

Iran mengakui tudingan itu, bahkan mengundang pengawas Badan Energi Atom Internasional (IAEA) ke Fordow memungkinkan pihaknya memiliki sentrifugal untuk tujuan lain di luar pengayaan uranium  untuk memasukkan gas uranium hexafluoride (UF6) ke sentrifugal.

Juru bicara IAEA mengatakan bahwa pengawas memverifikasi pemindahan silinder UF6 dari pusat pengayaan Iran di Natanz ke Fordow, di mana silinder tersebut dihubungkan ke dua kaskade sentrifugal untuk pasivasi, “kegiatan persiapan sebelum melakukan pengayaan.

Pernyataan juru bicara dan laporan lebih jelasnya kepada negara anggota yang diperoleh Reuters tidak menyebutkan pengayaan itu sendiri. Laporan IAEA menyatakan empat kaskade sentrifugal lainnya yang dipasang di Fordow tetap tidak berubah. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top