HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Penggunaan aset daerah Kalteng tak sesuai ketentuan

Penggunaan aset daerah Kalteng tak sesuai ketentuan

Ilustrasi aset kendaraan operasional Dinas Pemadam Kebakaran Pemerintah, Jubi/Ramah

Berdampak negatif terhadap pengelolaan maupun pendataan aset daerah

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Palangka Raya, Jubi – Penggunaan aset daerah oleh pejabat daerah Provinsi Kalimantan Tengah diakui banyak tak sesuai ketentuan dan masih menimbulkan sejumlah pelanggaran.

“Aset yang menjadi sorotan, seperti kendaraan dinas ataupun barang lainnya. Apabila pejabat dimutasi atau pensiun asetnya juga ikut dibawa,” kata Sekretaris Daerah Kalteng, Fahrizal Fitri,  Senin, (17/6/2019).

Berita terkait : Pemprov Papua mesti tegas menertibkan aset daerah

Pemerintah perlu mendata tanah aset daerah

Wakil Bupati minta OPD mendata aset daerah Tolikara

Menurut Fahrizal, kebiasaan seperti itu harus segera diatasi dan diselesaikan. “Sebab jika seringkali terjadi, maka akan berdampak negatif terhadap pengelolaan maupun pendataan aset daerah,” kata Fahrizal menambahkan.

Ia menyebutkan perlu komitmen maupun kesadaran dari semua pihak agar penggunaan aset milik pemerintah daerah sesuai peruntukan dan tertib administrasi. Khususnya dari setiap pejabat yang berwenang terhadap masing-masing aset.

“Aset tersebut bukan barang pribadi yang bisa digunakan secara bebas, tanpa mematuhi ketentuan yang berlaku,” kata Fahrizal menjelaskan.

Baca juga : Kata legislator Papua, banyak aset pemprov di daerah tak tak terurus

KPK ingatkan ASN tidak kuasai aset pemerintah

OPD diberi waktu seminggu serahkan data aset

Ia berharap penataan aset di lingkup Pemprov Kalteng bisa semakin membaik. Untuk itu bagi setiap pejabat yang mutasi agar segera menyerahkan aset daerah yang sebelumnya digunakan.

Fahrizal tak memungkiri masih ada pejabat yang telah pensiun yang sengaja membawa aset daerah berupa baik kendaraan dinas ataupun lainnya. Hal itu membuat pemerintah harus menyurati pejabat pensiun agar mengembalikan aset yang digunakan.

“Setiap tahun selalu saja ada temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalteng terhadap penataan aset. Makanya masalah ini harus menjadi perhatian bersama,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)