Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Penghargaannya dikecam Pemerintah Indonesia, ini respon Benny Wenda

Benny Wenda berbicara di hadapan warga Kota Oxford setelah menerima Oxford Freedom of the City Award – Dok. ULMWP

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Indonesia mengecam pemberian penghargaan  Oxford Freedom of the City Award kepada Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Benny Wenda.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di London dalam rilis pers yang dilansir pada Kamis (18/7/2019), mengatakan pemberian penghargaan itu keliru. Menurut Pemerintah Indonesia, Wenda adalah tokoh separatis dan pendukung penggunaan kekerasan dalam mencapai tujuan politiknya untuk memisahkan Papua Barat dari Indonesia. Pemberian penghargaan itu dianggap memberikan legitimasi kepada Benny Wenda dan kelompok separatis untuk terus meningkatkan tindakan kekerasan bersenjata yang menimbulkan korban warga sipil dan aparat pemerintah yang bertugas menjaga keberlangsungan pembangunan ekonomi, sosial dan budaya di Papua.

Menanggapi protes Pemerintah Indonesia itu, Benny Wenda mengatakan penghargaan yang diterimanya itu bukan untuk dirinya melainkan untuk rakyat West Papua yang sedang berjuang untuk bebas sebagai bangsa yang berdaulat.

“Ini pengakuan terhadap perjuangan rakyat West Papua, bangsa Papua. Saya hanya pembawa pesan saja. Indonesia tidak bisa lagi mengatakan isu Papua sebagai isu domestik,” kata Benny Wenda melalui sambungan telepon, Kamis (18/7/2019).

Loading...
;

Pemerintah Indonesia, menurut Benny Wenda tidak bisa membatasi rakyat Inggris untuk mempraktekan kehidupan berdemokrasi dan kebebasan berekspresi  yang telah berlangsung selama ratusan tahun.

Baca Benny Wenda akan terima penghargaan “Freedom of Oxford”

“Selama 20 tahun lebih saya tinggal di Oxford, kota ini bisa melihat kampanye pembebasan West Papua yang saya lakukan dengan cara damai, tanpa kekerasan,” kata Wenda menanggapi tuduhan yang disampaikan Pemerintah Indonesia.

Ia mengakui pernah dituduh oleh Pemerintah Indonesia sebagai kriminal dan pelaku kekerasan dan dimasukan dalam daftar pencarian oleh Interpol. Namun tuduhan tersebut tidak bisa dibuktikan sehingga Interpol pun menghapus namanya dalam daftar mereka.

Wenda balik bertanya, apa sebenarnya akar kekerasan yang terjadi di Papua selama ini? Menurutnya Pemerintah Indonesia yang melakukan kekerasan pada rakyat Papua. Kekerasan yg terjadi di Papua selama ini, itu karena keberadaan Indonesia di atas Tanah Papua.

“Itulah akarnya,” ujar Wenda.

Dalam rilis pers KBRI, Pemerintah Indonesia menegaskan kembali sikap Pemerintah Inggris yang mendukung penuh kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan bahwa pemberian penghargaan tersebut tidak mewakili posisi Pemerintah Inggris. Pemerintah Indonesia menghargai sikap Inggris yang tetap menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Republik Indonesia, dan pengakuan bahwa Papua adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Indonesia. Posisi Indonesia terhadap gerakan separatisme akan tetap tegas. Indonesia tidak akan mundur satu senti pun untuk menegakkan NKRI.

Baca Ini kata Walikota Oxford tentang penghargaan untuk Benny Wenda

“Pemberian penghargaan kepada orang yang memiliki catatan kriminal tersebut melalui gerakan separatis bersenjata menunjukkan ketidakpahaman Dewan Kota Oxford terhadap sepak terjang yang bersangkutan selama ini dan kemajuan pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat yang sebenarnya,”

Pemberian penghargaan kepada Benny Wenda disebutkan sebagai tindakan melukai perasaan rakyat Indonesia. Penghargaan kepada orang tersebut merupakan kelanjutan dukungan Dewan kepada gerakan Papua Merdeka setelah memberi izin pembukaan kantor Free West Papua Campaign di Oxford pada tahun 2013. Pemberian penghargaan kepada Benny Wenda mengurangi kredibilitas kota Oxford sebagai salah satu pusat pendidikan terkemuka di dunia.

KBRI London berpandangan bahwa pemberian penghargaan tersebut dapat menghambat upaya peningkatan kerja sama Indonesia – Inggris, khususnya dengan Kota Oxford, terutama disaat kedua negara tengah merayakan 70 Tahun hubungan diplomatik.

Benny Wenda menerima penghargaan Oxford Freedom of the City Award dari Dewan Kota Oxford, Inggris setelah anggota Dewan Kota Oxford setuju untuk memberikan penghargaan pada Oktober tahun lalu. Benny Wenda diusulkan oleh Walikota Oxford yang juga anggota Partai Hijau saat ini, Craig Simmons. Simmons mendapatkan dukungan lintas partai dan dia mengatakan Benny Wenda telah memberikan dampak positif secara global melalui kampanyenya untuk membebaskan West Papua dari Indonesia. (*)

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top