Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pengusaha diajak berinvestasi di Kota Jayapura

Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano, Direksi PT Papua Sukses Mandiri, dan Direksi PT Parador Management Internasional – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano mengajak pengusaha di Indonesia untuk datang berinvestasi.

“Jangan takut menanamkan saham sebab kami ingin juga membangun seperti kota lain di Indonesia,” ujar Tomi Mano, saat meresmikan Fame Hotel Jayapura di Jayapura, Senin, 7 Oktober 2019.

Menurut Tomi Mano, semakin banyak pengusaha yang berinvestasi di Kota Jayapura menandakan perkembangan pekonomian semakin maju dan berkembang.

“Kota Jayapura tidak memilik tambang, kami hanya bergerak di bidang jasa dan pariwisata untuk sumber pendapatan asli daerah,” jelasnya.

Loading...
;

Tomi Mano mengakui peningkatan keamanan selalu dikembangkan agar menjaga semua daerah sehingga masyarakat bebas beraktivitas setiap hari, tanpa ada gangguan.

“Kota Jayapura karena aman, kepada semua pengusaha, saya mau sampaikan Kota Jayapura sudah aman, sudah kondusif, dan sudah damai,” ujarnya.

Kepada pengusaha yang sudah berinvestasi di Kota Jayapura, Tomi Mano berharap agar memberikan pelayanan dan kontribusi agar Kota Jayapura semakin berkembang.

“Saya terus berusaha bangun ekonomi kita dengan baik, saya ingin pengusaha berusaha dengan aman dan nyaman, tidak ditekan,” ujarnya.

Di Indonesia, dikatakan Tomi Mano, Kota Jayapura urutan ketujuh yang taat pajak daerah dan pajak negara.

“Kita berdoa kepada Tuhan semoga dijauhkan dari kejahatan, saya selalu berdoa, kejahatan jangan dibalas dengan kejahatan, tapi dengan kebaikan,” katanya.

Kepada dinas terkait, Tomi Mano berharap agar saat mengadakan kegiatan di hotel harus membayar sehingga tidak meninggalkan utang saat kegiatan selesai.

Karena harus bayar gaji pegawai, pajak, listrik, air, laundry, dan lain-lain. Dalam optimlisasi PAD (Pendapatan Asli Daerah), Kota Jayapura didukung KPK, seperti restoran, tempat hidur, dan hotel telah dipasang alat pemantauan.

“Harus mempekerjakan orang Papua untuk mengurangi penggangguran di Kota Jayapura sehingga merasa memiliki dan sekaligus menjaga hotel,” ujarnya.

Tomi Mano mengimbau pengusaha, seperti pengusaha perhotelan, perkantoran, restoran harus ada ornamen khas Port Numbay (Kota Jayapura) sebagai salah satu bentuk kearifan lokal.

“Saya terus mengajak pengusaha di seluruh Indonesia untuk datang berinvestasi, mari datang dan menanamkan modalnya di Kota Jayapura,” ujarnya.

Guna memudahkan pengusaha dalam pelayanan perizinan, dikatakan Tomi Mani, Pemerintah Kota Jayapura mendirikan Badan Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) untuk memperpendek pelayanan.

“Dulu satu bulan, sekarang hanya satu jam saja perizinan sudah jadi, ini sebagai bentuk pelayanan publik yang tepat dan cepat, marilah kita jaga Jayapura, tanah yang damai dan diberkati oleh Tuhan,” ujarnya.

Terkait peresmian Fame Hotel Jayapura, dikatakan Tomi Mano, agar bisa mengikuti verifikasi hotel agar memberikan pelayanan yang bagus kepada masyarakat.

“Pemerintah hanya memungut 10 persen dari tamu yang menginap,  Fame Hotel Jayapura saya bebaskan pajaknya selama enam bulan,” ungkapnya.

Salah satu owner Fame Hotel Jayapura, Alexander Irsandi, berharap bisa memberikan kontribusi di Kota Jayapura, dan mendapatkan dukungan dari seluruh masyarakat.

“Kami siap memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, karena sudah menjadi komitmen kami,” jelasnya.

Operator Director Parador Hotels and Resort, Wahyono, mengatakan hadirnya Fame Hotel Jayapura bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Ini merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi kami bahwa Parador berhasil mengepakkan sayapnya hingga ke Papua, kami juga ingin berkontribusi terhadap program pemerintah Indonesia dan menyatakan dukungan untuk mensukseskan PON di Papua,” ujarnya.

Chief Fame Hotel Jayapura, Berlin Simanjuntak, menyatakan hotel ke-11 dari Parador Hotels and Resorts tersebut sangat mendukung interior dan ornamen kearifan lokal, memberdayakan masyarakat Papua, dan bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja.

“Kami ingin yang terbaik di Kota Jayapura, hotel ini bisa dibangun atas bantuan dari pihak pemerintah juga, ini sebagai bentuk niat untuk mengembangkam masyarakat lokal Papua supaya minat di pariwisata juga meningkat,” ujarnya.

Dikatakan Berlin, hotel yang berkonsep selebritis ini memiliki 113 kamar dengan tiga tipe, yaitu superior room, suite room, dan presidential suite room. Hotel ini juga dilengkap dengan tiga meeting room, popcorn resto, Cendrawasih sky bar and lounge, dan kolam renang.

“Hotel ini dekat dengan destinasi wisata menarik, seperti Mall Jayapura, Pasar Mama-Mama, Jayapura City Tower, Base-G bridge, Gedung Negara, dan Holtekamp bridge,” katanya.

Berlin menambahkan Fame Hotel Jayapura memberikan penawaran menarik untuk periode opening, yaitu Rp770.000 net/malam, sudah termaksud sarapan untuk dua orang. (*)

Editor: Syofiardi

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top