Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pengusung pemekaran Provinsi Papua rata-rata Bupati dua periode

Anggota DPR Papua, Nioulen Kotouki – Jubi. Dok.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Legislator Papua, Nioulen Kotouki menyatakan mayoritas bupati di Papua yang menyuarakan pemekaran provinsi, merupakan mereka yang kini sedang menjabat pada periode kedua.

Ia mengatakan, para kepala daerah di Papua mestinya tidak memunculkan wacana pembentukan Provinsi dan Kabupaten baru. Akan tetapi berpikir mengenai pertanggungjawaban dana Otsus serta mengevaluasi apakah dana Otsus itu telah mensejahterakan masyarakat di wilayahnya atau tidak.

“Ini masyarakat masih menangis, menderita mereka (para bupati) minta pemekaran. (Mengurus) kabupaten kecil itu saja masyarakat masih menderita, apalagi mau dirikan (mengurus) provinsi banyak-banyak ini,” kata Nioulen Kotouki, Senin (4/11/2019).

Menurutnya, wacana pembentukan daerah otonomi baru (DOB) seharusnya muncul dari aspirasi masyarakat, bukan olah para politisi dan pejabat. Aspirasi itu akan mengemuka jika masyarakat merasa membutuhkan pemekaran.

Loading...
;

Selain itu, mesti ada kajian dari berbagai aspek sebagai indikator utama mengusulkan pemekaran.

“Mestinya dikaji mendalam, apa sebenarnya yang dibutuhkan rakyat Papua. Saya pikir ini pengalihan isu untuk pertanggungjawaban dana Otsus ketika dana Otsus berakhir 2021 mendatang,” ujarnya.

Ia berharap, para bupati di Papua menyadari jika pemekaran bukan solusi tepat yang dibutuhkan rakyat Papua, dan sebaiknya lebih memikirkan cara mensejahterakan masyarakat.

“Para bupati ini lihat masyarakat di kabupatennya dulu, apakah sudah sejahtera atau tidak,” ucapnya.

Pendapat berbeda disampaikan Ketua Aliansi Mahasiswa, Pemuda dan Rakyat (Ampera) Papua, Stenly Salamahu Sayuri. Menurutnya, masalah pelayanan publik merupakan alasan mendasar wacana pemekaran provinsi di Papua.

“Pemekaran juga merupakan solusi mendorong akselesari pembangunan di Papua, terutama pembangunan Sumber Daya Manusia,” kata Stenly Sayuri. (*)

Editor : Edho Sinaga

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top