Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Penjualan alat tulis, tas sekolah, dan sepatu anak masih sepi pembeli 

Nia saat melayani pembeli – Jubi/Yance Wenda

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, pedagang musiman yang menjual alat tulis sekolah di Pasar Pharaa Sentani mulai bermunculan. Demikian juga dengan pedagang sepatu dan tas.

Namun hingga sepekan sebelum mulai tahun ajaran baru, penjualan alat tulis, tas sekolah, dan sepatu anak masih belum terlalu ramai pembeli.

Nia, siswi kelas VI SD Abeale I Sentani dan  Novela Asmandu, siswi SD YPK Ifar Gunung, yang baru lulus SD dan hendak melanjutkan ke SMP, mengisi waktu libur mereka dengan membantu orangtua menjual alat tulis di Pasar Pharaa Sentani.

“Sudah satu minggu kami jualan di pasar sini, kami mulai jualan dari pukul tujuh pagi sampai pukul lima sore,” jelas Nia, saat ditemui Jubi di Pasar Pharaa Sentani, akhir pekan ini.

Loading...
;

Nia menjelaskan buku dan alat tulis yang ia jual didatangkan orangtuanya dari Jawa.

“Yang kami jual ini ada buku yang tebal, tipis, dan panjang itu ada isinya 10. Harganya berbeda-beda, mulai dari Rp35 ribu sampai Rp75 ribu. Selain itu ada pensil, ballpoint, tipe-X, dan runcing pensil. Semua itu dengan harga yang bervariasi,” jelasnya.

Siswi SD Abeale I ini mengatakan selama satu pekan berjualan, pembeli belum terlalu ramai.

“Pembeli sedikit saja karena banyak yang jual juga jadi. Untuk berapa kami dapat kami tidak tahu, yang tahu itu mama kami cuma isi-isi saja,” jelasnya sambil tersenyum.

Ira Monim, seorang pembeli, mengatakan ia berencana membeli buku buat adiknya yang baru akan masuk sekolah.

“Saya punya adik, yang satu masuk SD dan yang satu masuk SMP, jadi saya tanya harga buku dulu, agar bisa disampaikan ke mama dan bapa sebelum datang belanja,” jelasnya.

Menurutnya harga buku yang ditawarkan terlalu mahal.

“Harga buku ini mahal sekali, saya kaget, sampe ada harga Rp80 ribu tuh,” kata Monim.

Penjualan tas dan sepatu juga masih sepi pembeli.

Hal ini diungkapkan Elly, pemuda asal Buton yang sehari-hari bekerja sebagai penjual sepatu dan tas di Pasar Pharaa Sentani.

“Meski bulan ini anak-anak akan masuk sekolah, tapi sampai hari ini pembeli yang datang belum ramai,” ucapnya.

Elly menuturkan sepatu dan tas yang ia jual saat ini semua masi stok lama. Barang baru sedang dalam proses pengiriman.

“Saya ada pesan barang di Jakarta. Meski belum ada barang baru, pembelih tetap ada walau tidak banyak,” ujarnya.

Menurutnya, anak-anak paling banyak suka barang baru dan model baru.

“Mereka suka model baru. Harga paling mahal itu sepatu anak-anak Rp200-250 ribu. Kalo untuk orang besar paling murah Rp150 ribu,” jelas Elly. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top