Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Penumpang pesawat dan kapal naik drastis jelang Natal

Penumpang Trigana Air dari Wamena baru turun di Bandara Sentani, Papua – Jubi/Syofiardi

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Garuda tambah empat penerbangan ekstra, Trigana akan gunakan Boeing ke Wamena, dan tiket kapal laut keluar Papua sudah habis.

Momentum Natal dan Tahun Baru yang bertepatan dengan liburan semester pendidikan selalu dijadikan sebagian besar masyarakat Indonesia, terlebih di Papua, untuk berlibur.

Tak heran di Papua penumpang transportasi udara dan laut pun naik drastis yang biasnya juga berdampak kepada naiknya harga tiket.

Lalu, apa persiapan maskapai dan PT Pelni (Pelayaran Indonesia) di Provinsi Papua?

General Manager Garuda Indonesia Cabang Jayapura Donald Jerry Rieuwpassa mengatakan telah memberlakukan penerbangan tambahan menyusul meningkatkan penjualan tiket sejak November 2019.

Pembelian tiket tujuan Jakarta dari Jayapura, kata Donald, sejak November 2019 setiap hari naik 15 persen.

Loading...
;

“Penerbangan tambahan (extra flight) sudah 4 flight rute Jayapura – Jakarta menggunakan pesawat kapasitas 162 seat dan 180 seat, atau sekitar 7 flight dari dan keluar Papua,” katanya kepada Jubi.

Sehubungan dengan selalu naik drastisnya harga tiket Garuda menjelang Natal, Donald mengatakan harga tiket sampai belasan juta rupiah per seat hanya berlaku untuk kelas bisnis, atau disesuaikan dengan jarak tempuh penerbangan.

“Tiket kelas bisnis atau saat pesan di online ketika seat itu penuh akan dibawa puter kemana-mana terlebih dahulu seperti di Timika dulu, Bali, dan lanjut ke Jakarta sehingga harga tiket akan dipengaruhi lamanya perjalanan,” ujarnya.

Sedangkan harga tiket untuk rute Jayapura-Jakarta fix sesuai dengan aturan, kata Donald, batas atas Rp5,1 juta.

Terkait dengan program tiket murah atau offline program seperti Garuda Travel Fair (GATF), Donald mengatakan sejak awal 2019 Garuda Indonesia telah melakukan event pameran tiket terjangkau namun dengan sistem online.

“Beberapa kali kami melakukan pameran tiket murah yaitu Garuda Travel Fair (GATF) secara offline, tetapi mulai 2019 kita beralih ke sistem online,” katanya.

Sementara untuk menyambut Natal dan Tahun Baru manajemen Trigana Air Service per 13 Desember 2019 akan menggunakan pesawat jenis Boeing 737-300 kapasitas 130 seat (kursi) tujuan Jayapura-Wamena.

Kepala Trigana Air Jayapura Budiono mengatakan selama ini Trigana Air hanya menggunakan pesawat jenis Avions de Transport Regional (ATR) 72-500 kapasitas 70 kursi.

“Mudah-mudahan 13 Desember 2019 kita sudah melayani masyarakat dari Jayapura ke Wamena menggunakan pesawat yang lebih besar kapasitasnya,” katanya.

Trigana juga memastikan harga tiket ke rute tersebut bisa lebih murah jika menggunakan Boeing.

“Setiap hari lima kali penerbangan dari Jayapura ke Wamena, kalau dikalikan 70 seat, sehari kita mengangkut 350 orang, tetapi jika menggunakan Boeing sehari penerbangan hanya 3-4 kali, tentunya jumlah penumpang lebih banyak diangkut, imbasnya harga tiket lebih efisien,” katanya.

Ia mengatakan biaya operasional ATR dan Boeing berbeda. Sekarang dengan menggunakan ATR harga tiket Rp835.000 per seat. Jika menggunakan Boing bisa turun sampai 50 persen.

Ia mengemukakan bahwa Trigana juga membuka intra Papua seperti rute Wamena – Timika sejak 14 November 2019 dengan jadwal penerbangan setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu.

“Sebelumnya masyarakat di Wamena yang akan ke Timika harus melalui Jayapura dengan harga tiket Rp2 juta per seat, sekarang bisa langsung dari Wamena ke Timika, tentunya harga tiket lebih murah Rp800 ribu sampai Rp900 ribu,” katanya.

Sedangkan khusus kargo ke daerah pegunungan di Papua, Trigana Air Service menyiapkan tiga pesawat Boeing masing-masing berkapasitas 15 ton (15.000 kilogram) yang didukung dari Jayapura ke Wamena.

“Dari Jayapura ke Wamena sehari 12 penerbangan, sementara menjelang akhir tahun dominan muatan cargo berupa sembako dan material proyek pemerintah,” katanya.

Untuk kapal laut, Kepala Cabang Pelni Jayapura Harianto Sembiring mengemukakan pihaknya mendapatkan tambahan satu kapal laut KM Tidar berkapasitas 2.500 kursi. Itu tambahan dari lima kapal yang sudah biasa melayani rute dari atau ke Jayapura.

“KM Dobonsolo, KM Gunung Dempo, Labobar, Sinabung, Ciremai, dan Tidar itu semuanya berjumlah kurang lebih15.000 seat, kita siapkan untuk Natal dan Tahun Baru 2020,” kata Harianto.

Itu sudah termasuk tambahan non-seat (tanpa kursi) yang tersedia per kapal rata-rata 500 seat.

“Tapi tiket kapal yang keluar Papua sudah habis, tinggal sekarang tiket untuk kapal intra-Papua,” ujarnya.

Selain itu ada juga kapal Perintis akan yang melakukan pelayanan kepada masyarakat di jalur intra-Papua.

Harianto berpesan kepada masyarakat yang ingin mudik Natal dengan menggunakan jasa kapal laut agar membeli tiket sebelum tanggal keberangkatan agar tidak terjadi penumpukan penumpang.

“Jarak jauh itu sudah habis, namun jarak dekat atau seputaran Papua masih ada, karena masyarakat kini sudah banyak melakukan pembelian tiket jauh hari dan kami sangat berterima kasih,” ujarnya.

Ia memprediksi ada kenaikan penumpang 20-30 persen selama Natal dan Tahun Baru di tiap kapal singgah yang biasanya seribu lebih penumpang. (*)

Editor: Syofiardi

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top