Penurunan harga bahan makanan pada April bisa memicu lompatan harga pada bulan puasa

Penurunan harga bahan makanan pada April bisa memicu lompatan harga pada bulan puasa

Pedagang di Pasar Hamadi sedang melayani pembeli – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Badan Pusat Statistik Papua mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya kenaikan harga bahan makanan di Papua pada bulan puasa mendatang. Untuk mencapai target inflasi 3,5 persen, pemerintah harus berupaya mengendalikan pergerakan harga bahan makanan dan bahan kebutuhan pokok lainnya.

Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, Bambang Wahyu Ponco Aji meminta pemerintah mewaspadai kemungkinan masalah yang akan memicu kenaikan inflasi di Papua. “Kami mewaspadai kemungkinan munculnya sejumlah masalah, sehingga kami akan terus memantau kondisi pasar sepanjang bulan (puasa),” ujar Bambang.

Dari hasil pemantauan BPS Papua, harga sejumlah bahan makanan justru mengalami penurunan pada April. Penurunan harga bahan makanan itu justru berpotensi menghasilkan lompatan kenaikan harga pada bulan Ramadhan. Hasil pemantauan BPS Papua juga menyimpulkan harga jasa transportasi di Papua relatif stabil.

“Meski terkendali di Kota Jayapura dan Merauke, pemerintah perlu menjaga stabilitas harga pada masa mendatang. Pemerintah sebaiknya mewaspadai kemungkinan keterlambatan pengiriman berbagai bahan makanan yang didatangkan dari luar Papua, yang bisa menyebabkan kelangkaan pasokan bahan pangan. Pemerintah juga harus mewaspadai potensi gagal panen ataupun hama (terhadap berbagai komoditas lokal Papua),” katanya.

Bambang menyatakan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Kota Jayapura pada April 2019 mengalami deflasi sebesar 0,26 persen. Deflasi itu dipicu penurunan harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat, khususnya harga bahan pangan. Sebaliknya, IHK di Merauke mengalami inflasi sebesar 1,2 pesen, akibat kenaikan harga bahan makanan seperti bayam, cabe rawit, kangkung kacang panjang, buncis, bawang putih.

Rony, penjual sayur keliling di Kota Jayapura mengakui harga sejumlah bahan makanan bergerak turun pada April. Harga sejumlah komoditas seperti cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih bergerak fluktuatif.

“Harga cabai naik-turun, tidak bisa diperkirakan karena bergantung ketersediaan pasokan dan cuaca. Saat ini, harga cabai per kilogram berkisar Rp90 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram. Dalam sepekan ini, harga bawang putih sudah naik menjadi Rp70 ribu dari harga Rp 50 ribu per kilogram. Harga bawang merah juga sudah menaik menjadi Rp70 ribu per kilogram,” ujar Rony. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)