Penyelesaian pembangunan SPABA molor karena cuaca

Penyelesaian pembangunan SPABA molor karena cuaca

Gubernur Papua, Lukas Enembe, bersama rombongan saat meninjau SPABA – Jubi/Dian Mustikawati

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Penyelesaian pekerjaan venue utama PON XX tahun 2020, Stadion Papua Bangkit (SPABA), di Kampung Harapan, Sentani Timur dipastikan molor lagi, sebab dipengaruhi curah hujan yang berubah-ubah.

Gubernur Papua, Lukas Enembe, menyebut kemungkinan keterlambatan penyelesaian pembangunan Stadion Papua Bangkit dari jadwal semula yang telah ditetapkan, yakni pada April tahun ini.

Keterlambatan itu lebih disebabkan kondisi cuaca di kota dan Kabupaten Jayapura yang sementara ini terus diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

“Apalagi saat banjir bandang di Kabupaten Jayapura beberapa waktu lalu, talud air di belakang Stadion Papua Bangkit sempat rusak dan air masuk ke lapangan pemanasan,” kata Lukas Enembe, kepada pers di Gedung Negara, Dok V Jayapura, Kamis, 21 Maret 2019.

“Tapi kejadian ini sudah dapat diatasi oleh pihak ketiga yang melaksanakan pembangunan. Bahkan talud yang rusak sudah sementara diperbaiki,” jelasnya.

Kendati demikian, Lukas pastikan venue PON XX Papua 2020 di klaster Kabupaten Jayapura dipastikan aman dari banjir bandang yang melanda wilayah itu.

“Kemarin saya meninjau di Stadion Papua Bangkit dan secara umum semuanya aman dan proses pekerjaan berjalan seperti biasa,” kata Enembe.

Dari laporan pihak ketiga, pekerjaan pembangunan Stadion Papua Bangkit berpotensi molor bisa sampai dua bulan ke depan. Hal ini dikarenakan hampir sebagian besar material diambil dari Doyo, Kabupaten Jayapura.

“Jembatan kan ada yang putus. Makanya harapan kami, jembatan yang sementara dikerjakan TNI/Polri bisa cepat rampung dan proses pembangunan stadion ini bisa kembali normal,” harapnya.

Saat ini venue PON di Kabupaten Jayapura yang sementara dibangun adalah venue hoki, kriket, aquatik, lapangan tembak, dan GOR Istora.

Kepala Dinas Olah raga dan Pemuda (Disorda) Papua, Daud Ngabalin, mengatakan curah hujan yang meningkat akhir-akhir ini dikhawatirkan membuat pengerjaan terhambat.

Daud berharap curah hujan bisa berkurang sehingga proses pengerjaan bisa segera rampung sesuai dengan limit waktu yang ditetapkan.

Lukas Enembe usai menyambangi korban banjir bandang di posko induk lapangan Kantor Bupati Jayapura, di Gunung Merah, Rabu (20/3/2019), saat perjalanan pulang mampir mengecek kondisi stadion Papua Bangkit di Kampung Harapan.

Gubernur didampingi Sekertaris Daerah Papua, TEA Hery Dosinaen, Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan, Noak Kapisa, dan Asisten III Bidang Umum Setda Papua, Elysa Auri.

Enembe mengaku sudah meninjau langsung venue PON di Kabupaten Jayapura dan dipastikan semua lokasi yang sementara dikerjakan di Klaster Kabupaten Jayapura sampai saat ini aman dan proses pekerjaan berjalan seperti biasa.

Venue PON di Kabupaten Jayapura masih  aman, banjir kemarin tidak sampai merusak fasilitas yang sementara dibangun,” ujar Enembe.

Site Engineering Manager PT PP Tbk, Dolly Abu Zain, kepada Jubi menjelaskan pemasangan lintasan atletik yang seharusnya sudah dikerjakan terhambat akibat faktor cuaca.

“Saat pemasangan tartan lintasan atletik, kita butuh pencahayaan matahari langsung. Kalau cuaca hujan tentu tidak bisa dikerjakan dan kita harus menunggu,” katanya.

Dolly Abu Zain menyatakan pihaknya sebagai penanggung jawab langsung pembangunan SPABA, lebih mengejar kualitas.

“Kita tidak asal membangun dan mengejar tenggang waktu selesai, tapi kita lebih utamakan mutu dan kualitas pembangunan stadion ini,” tegasnya. (*)

Editor: Jean Bisay

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)