Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Penyerahan dokumen akademik DOB Papua Tabi ke DPR Papua ditunda

Ketua Tim Sukses DOB Papua Tabi, George Awi (kanan) bersama Ketua Forum Kepala Daerah se-Tanah Tabi, Mathius Awoitauw (kiri) usai bertemu DPR Papua – Jubi/Arjuna.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Tim pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Tabi menunda penyerahan dokumen akademik Provinsi Papua Tabi ke DPR Papua.

Hal tersebut dikatakan Ketua Tim Sukses DOB Papua Tabi, George Awi usai bertemu pimpinan sementara DPR Papua, Jhoni Banua Rouw dan Thomas Sondegau serta beberapa anggotanya, di salah satu ruang rapat DPR Papua, Jumat (1/11/2019).

“DPR Papua masih menunggu pembentukan alat kelengkapan dewan. Setelah alat kelengkapan dewan terbentuk, kami akan diberi kesempatan datang lagi menyerahkan dokumen kami,” kata George Awi.

Menurut Ketua Lembaga Masyarakat Adat Port Numbay itu, pihaknya telah melengkapi semua dokumen dan syarat lainnya yang dibutuhkan untuk pembentukan Provinsi Papua Tabi.

Loading...
;

“Dari sisi dokumen, kami sudah siap,” ujarnya.

Sementara Ketua Forum Kepala Daerah se-Tanah Tabi, Mathius Awoitauw mengatakan, dokumen yang akan diserahkan ke DPR Papua tersebut merupakan hasil kajian dari Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura. Selain akan diserahkan ke DPR Papua, pihaknya juga akan menyerahkan dokumen akademik itu ke Pemprov Papua.

“Tapi karena alat kelengkapan dewan belum siap, DPR Papua menyampaikan kalau sudah siap kami akan diundang lagi untuk datang,” kata Mathius Awoitauw.

Menurut Bupati Jayapura itu, pihaknya menghargai penjelasan DPR Papua dan berharap alat kelengkapan dewan segera terbentuk agar dokumen itu secepatnya dapat diserahkan.

“Semoga cepat, supaya jangan jadi alasan bahwa DPR Papua tidak tahu,” ucapnya.

Pimpinan sementara DPR Papua, Jhoni Banua Rouw mengatakan jika alat kelengkapan dewan sudah terbentuk, pihaknya akan mengundang kembali tim pemekaran Papua Tabi untuk melakukan pertemuan.

“Kami sangat menghargai aspirasi ini, tapi alat kelengkapan DPR Papua belum terbentuk. Setelah alat kelengakapan dewan rampung barulah kami bisa langsung mulai bekerja membuat kajian terhadap aspirasi itu,” kata Jhoni Banua Rouw.

Menurutnya, pembentukan alat kelengkapan dewan diperkirakan butuh waktu sekitar satu bulan lebih. (*)

Editor : Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top