HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Penyerapan APBD Papua tak maksimal, Legislator: Jangan minta anggaran tambahan

Ilustrasi kantor DPR Papua – Jubi/Arjuna.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Anggota Komisi I DPR Papua yang membidangi pemerintahan, politik, hukum dan HAM, Emus Gwijangge menilai hingga kini penyerapan APBD Papua tahun anggaran (TA) 2019, tidak maksimal.

Ia mengatakan, ada beberapa pekerjaan fisik yang belum direalisasikan, meski telah dianggarkan dalam APBD. Beberapa diantara pekerjaan fisik itu bahkan belum ditenderkan.

“Kami menilai, organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Papua tidak bekerja maksimal. Ada masalah apa sebenarnya? Masih ada pekerjaan yang belum dilelang (ditenderkan),” kata Emus Gwijangge kepada Jubi, Senin (8/7/2019).

Karena menilai penyerapan APBD Papua tahun anggaran 2019 tidak maksimal, Emus Gwijangge mengingatkan OPD di lingkungan Pemprov Papua tidak mengajukan anggaran tambahan dalam APBD perubahan tahun ini.

Loading...
;

“Kalau ada OPD minta anggaran tambahan, kami akan cek bagaimana realisasi anggaran mereka di lapangan selama tahun anggaran ini,” ujarnya.

Emus Gwijangge mempertanyakan apa yang akan dibahas dalam pembahasan APBD perubahan Papua TA 2019 nantinya, jika penyerapan anggaran tidak maksimal, mengingat pembahasan APBD perubahan mengacu pada penyerepan anggaran.

“Kalau kondisinya seperti ini, apa yang akan dibahas. Saya yakin penyerapan APBD induk tahun ini tidak akan maksimal. Mestinya kalau gubernur tidak berada di tempat, OPD tetap bekerja maksimal. Jangan gubernur tidak ada, pimpinan OPD juga tidak ada,” ucapnya.

Sebelumnya pernyataan yang hampir sama dikatakan Wakil Ketua Komisi V DPR Papua, Maria Duwitau. Namun Maria Duwitau lebih menitikberatkan kepada OPD mitra komisinya yang menangani saran PON XX.

Kata Duwitau, sebagai komisi yang membidangi olahraga pihaknya tidak akan menyetujui anggaran tambahan terkait PON jika ada OPD mitra komisinya yang mengajukannya dalam APBD perubahan TA 2019.

Sikap itu diambil Komisi V DPR Papua setelah melihat kondisi di lapangan saat komisinya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah venue PON di klaster Jayapura, 2-4 Oktober 2019.

Komisi V menemukan tak ada progres berarti pembangunan beberapa venue PON di klaster Jayapura. Beberapa venue PON yang dianggarkan dalam APBD Papua tahun ini, belum direnovasi sama sekali.

“Kalau serapan anggaran  sudah maksimal dan butuh penambahan, mungkin kami akan mempertimbangkannya. Tapi kalau tidak ada penyerapan, kemudian meminta anggaran tambahan itu tidak masuk akal,” kata Maria Duwitau. (*)

Editor: Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top