Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Perbakin Papua ingatkan anggota lalai akan disanksi

Ketua Perbakin Papua, Jhony Banua Rouw saat melakukan tembakan eksebisi pembukaan Kejurda IV Perbakin Papua Tahun 2019 beberapa waktu lalu. – Jubi. Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua Persatuan Penembak Indonesia atau Perbakin Provinsi Papua, Jhony Banua Rouw menyatakan organisasi yang dipimpinnya tak akan mentoleransi jika ada anggotanya yang lalai. Tidak hanya dalam penggunaan senjata juga terkait dokumen senjata yang dipegang setiap anggota.

Pernyataan itu dikatakan Jhony Banua Rouw terkait adanya oknum pejabat di lingkungan Pemkab Merauke yang diamankan aparat keamanan beberapa hari lalu, karena membawa dua pucuk senjata api dan puluhan amunisi tanpa disertai dokumen.

Kata Jhony Banua Rouw, ia belum mendapat informasi lengkap terkait oknum tersebut. Akan tetapi jika memiliki senjata olahraga dipastikan dia adalah anggota Perbakin.

“Pasti sudah tercatat, dan kalau belum tercatat, itu tidak mungkin. Pihak kepolisian menyampaikan dokumennya hanya saja belum diserahkan kepada yang bersangkutan, dan senjatanya (adalah) senjata olahraga, itu pasti Perbakin. Kalau anggota Perbakin pasti punya kartu tanda anggota atau KTA nasional dan memiliki buku setiap senjatanya,” kata Jhony Banua Rouw, Selasa (3/12/2019).

Loading...
;

Menurutnya, setiap anggota Perbakin dapat memiliki senpi. Akan tetapi lewat mekanisme yang cukup ketat. Mesti mengikut sertifikasi dan mendapat sertifikat, serta mendapat izin kelakuan baik dan menjalani psikotes dari kepolisian, juga tes kesehatan dari rumah sakit.

“Inilah dasar kami mengusulkan anggota itu mendapatkan izin penggunaan (memiliki) senjata api. Izin itu dalam bentuk buku pas yang dipegang oleh pemegang senpi. Dalam penggunaannya harus ada surat izin jalan dari kepolisian,” ujarnya.

Ia menduga, izin yang dimaksud kepolisian belum diserahkan kepada oknum pejabat di Merauke yang membawa senpi itu adalah izin jalan, bukan dokumen kepemilikan karena jika senpi itu legal berarti dikeluarkan oleh Kepolisian Republik Indonesia melalui Intelkam.

“Senjata itu bisa dibawa lintas provinsi asalkan ada surat izin jalan. Terkait masalah di Merauke, saya belum tahu kronologis lengkapnya. Jika terbukti oknum itu lalai dan dia anggota Perbakin, akan ada sanksi. Aturan kami jelas, anggota yang lalai bisa hingga pencabutan izin kepemilikan dan penggunaan senpi juga keanggotaan,” ucapnya.

Seorang oknum pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merauke berinisial S diamankan lantaran membawa dua pucuk senjata api dan puluhan butir amunisi tanpa dilengkapi dokumen.

Oknum itu diamankan Satgas Yonif Mekanis Raider 411/PDW yang menggelar razia di Jalan Trans Papua, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke pada Jumat (29/11/2019) pukul 15.00 WIT.

Kasat Intelkam Polres Merauke, Budi Santoso mengatakan setelah diamankan S bersama senjata api yang dibawanya langsung diserahkan ke Polres Merauke.

Menurutnya, dokumen kepemilikan senjata api yang dibawa S, belum diserahkan kepolisian kepada yang bersangkutan.
Katanya, senjata api yang diamankan dari S yakni, jenis Walter G22 milimeter dengan nomor pabrik 066272, dengan jumlah amunisi 39 butir dan dilengkapi teleskop. Senjata lainnya, jenis MP4 (senapan) kaliber 5,56 miliimeter, nomor pabrik L13202110 dengan jumlah amunisi 36 butir juga dilengkapi teleskop.

Menurutnya, kedua senjata api yang dibawa S tersebut belum dapat dipergunakan karena dokumennye belum diserahkan pihak kepolisian.

Meski S telah dimintai keterangan, akan tetapi polisi belum memastikan apakah yang bersangkutan dapat diproses hukum atau tidak.

“Kan ada dokumennya, kami akan telusuri dulu proses hukumnya. Kan sesuai penggunaan senjata api dan peledak diatur dalam Undang-Undang Darurat nomor 12 tahun 1951,” ucapnya. (*)

Editor: Kristianto Galuwo

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top