HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Perekrutan CPNS diharap bisa penuhi kebutuhan guru di Jayawijaya

Para calon PNS Jayawijaya saat mengikuti tes online-Jubi/Islami

 

Wamena, Jubi -– Sekretaris Dinas Pendidikan Jayawijaya, Bambang Budiandoyo berharap perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi 2018 di Jayawijaya yang baru selesai melakukan tes secara online baru-baru ini, mampu menjawab kebutuhan guru di Jayawijaya.

Kabupaten Jayawijaya menitikberatkan pada penerimaan tenaga guru dan kesehatan.

”Mudah-mudahan formasi penerimaan CPNS ini bisa memenuhi kekurang guru di Jayawijaya,”” katanya kepada wartawan di kantor bupati, Selasa (9/7/2019).

Ia mengatakan, nantinya untuk penyebaran calon PNS ini tidak terlalu rumit, karena pendaftar sudah memastikan sesuai kebutuhan dan sudah difokuskan atau diarahkan kepada sekolah-sekolah yang membutuhkan.

Loading...
;

“”Jadi, kewenangan kami sudah tidak harus lagi membagi ke sekolah mana calon ASN ini akan mengabdi, tetapi dalam proses pendaftaran kemarin sudah diarahkan ke sekolah yang membutuhkan,”” katanya.

Hanya saja nantinya dinas pendidikan tinggal mengupdate ulang, walaupun memang masih membutuhkan penambahan guru karena dari 124 SD, 34 SMP masih membutuhkan banyak guru, terutama pada program pendidikan anak usia dini yang gurunya relatif masih sedikit.

Nantinya jika terealisasi, kata Bambang, hasil dari formasi CPNS ini akan dianalisa lagi tentang kebutuhan guru, sehingga apabila ada formasi berikutnya kita bisa menyampaikan kebutuhan guru yang belum terhandel pada formasi tahun 2018.

“Untuk kekurangan guru di SD dan SMP yang ada, kita belum mengestimasi berapa untuk penerimaan CPNS ini, tetapi mungkin setelah kita mendapat informasi berapa yang lolos dalam seleksi tes CPNS ini baru kita bisa mengakumulasi dan mengurangi dari kebutuhan seluruhnya, sehingga tinggal sisa berapa yang menjadi kebutuhan lagi terutama dilihat dari guru-guru yang pensiun,”” ujar dia.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Jayawijaya, Hironimus Hubi mengatakan, dari pelaksanan tes CPNS 1-6 Juli 2019, dari dari 2.940 peserta yang terdaftar secara online dan dinyatakan lolos hanya 2.826 orang yang mengikuti seleksi secara online.

“”Sebanyak 114 peserta dinyatakan tidak lolos atau digugurkan secara otomatis, lantaran adanya keterlambatan pada hari pertama hingga ke keenam pelaksanaan tes, di samping itu ada juga peserta yang tidak datang melaksanakan tes sehingga diambil ketegasan untuk menggugurkannya,”” kata Hironimus Hubi. (*)

Editor: Syam Terrajana

 

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top