Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Perekrutan sukarelawan PON XX diminta sesuai prosedur

Stadion Papua Bakit (SPABA) yang merupakan salah satu venue PON XX Papua 2020 yang dibangun dengan dana APBN. – Jubi/Roy Ratumakin

Selain itu seluruh peserta wajib mengikuti tahapan dengan sistem 80 “offline” dan 20 “online”.

 

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua minta perekrutan sukarelawan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada 2020, dilakukan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Selain itu seluruh peserta wajib mengikuti tahapan dengan sistem 80 “offline” dan 20 “online”.

“Panitia seleksi (pansel) juga diharapkan memonitor tahapan-tahapan tersebut,” kata

Loading...
;

Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Ani Rumbiak, Jumat, (29/11/2019).

Baca juga : Gedung Doping Center untuk PON XX sudah dibangun atau belum?

Situs Tutari menjadi salah satu destinasi PON XX

Bonus atlet peraih medali PON XX diusulkan naik

Ani mengatakan perekrutan itu dilakukan dalam rangka mendorong pemuda mengambil peran penting dalam mengawal dan melaksanakan pembangunan nasional, salah satunya melalui pelaksanaan kegiatan PON XX di Provinsi Papua.

“Mengingat peran penting pemuda untuk menyukseskan PON XX pada 2020 maka Pemprov Papua melalui Dinas Olahraga dan Pemuda serta Pengurus Besar (PB) PON XX diberikan kepercayaan guna bertanggung jawab penuh menggalang dan merekrut sukarelawan olahraga nasional tersebut,” ujarnya.

Kepercayaan yang diberikan oleh Pemprov Papua kepada DPD KNPI setempat untuk bertanggung jawab menggalang dan merekrut sukarelawan PON XX pada 2020 merupakan suatu kebanggaan besar bagi pemuda di Papua.

Pemuda merupakan manifestasi pembangunan nasional yang bertanggung jawab meneruskan tongkat estafet kepemimpinan melanjutkan generasi bangsa serta mewujudkan pembangunan bangsa dan negara secara berkelanjutan di mana perannya tidak bisa dipisahkan dari pembangunan kehidupan berbangsa serta bernegara.

Penyiapan SDM pemuda yang matang harus senantiasa bertumpu pada pengembangan wawasan kebangsaan, kenegaraan, pengetahuan ilmiah serta profesionalitas keterampilan kerja.

“Sehingga mampu mendorong pemuda untuk senantiasa memberikan pengabdian kepada kepentingan nasional secara bertanggung jawab dan bermartabat,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top