Pergantian Ketua DPRD Merauke kembali dibahas

Pergantian Ketua DPRD Merauke kembali dibahas

Dua kubu yang nyaris bentrok saat pembahasan pergantian Ketua DPRD Merauke, Fransiskus SIrfefa beberapa waktu lalu – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Pergantian Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, Fransiskus Sirfefa, kembali dibahas dalam pertemuan bersama sebagian anggota dewan tadi pagi.

“Masyarakat sedang bertanya-tanya kenapa tak ada tindaklanjut dari aksi yang pernah dilakukan beberapa waktu lalu, sehubungan dengan pergantian jabatan Ketua DPRD Merauke,” ungkap salah seorang anggota dewan, Hendrikus Hengky Ndiken, dalam pertemuan, Selasa (14/5/2019).

Dikatakan, harusnya ini menjadi catatan bagi DPRD Merauke.

“Ya, kalau tidak jadi dilakukan pergantian, harusnya disampaikan ke publik agar masyarakat mengetahui secara pasti dan jelas, karena ini sangat penting,” pintanya.

Anggota DPRD Merauke lain, Heribertus Silubun, menjelaskan sebenarnya dari awal telah disepakati bersama untuk diteruskan proses pergantian sebagaimana keinginan Partai Gerindra.

“Bagi saya, Partai Gerindra tak konsisten mengambil tindakan secara serius. Kalau untuk saat ini, tak bisa lagi dilakukan pergantian Ketua DPRD Merauke, karena ada aturan mengisyaratkan sebelum enam bulan bisa dilakukan,” ungkapnya.

“Kalau sudah enam bulan, pergantian Ketua DPRD Merauke maupun PAW atau rolling, tak dapat dilakukan lagi, lantaran hanya tersisa beberapa bulan saja periode ini akan berakhir,” katanya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)